AYOJAKARTA.COM - Konferensi Tingkat Tinggi negara-negara Asia Tenggara atau yang disebut KTT ASEAN sudah mulai diadakan pada 5 September 2023.
Kegiatan KTT ASEAN 2023 ini diketahui berlangsung selama 3 hari yakni sampai 7 September 2023.
Mengantisipasi kemacetan di ruas jalan DKI Jalarta, pemerintah pun membuka sistem buka-tutup.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Teraneh di Dunia yang Harus Kamu Ketahui Meski Sekali Seumur Hidup
Anda yang akan melakukan perjalanan ada baiknya untuk mengecek sejumlah ruas jalan yang di buka maupun ditutup oleh pemerintah.
Berikut beberapa ruas jalan yang di buka-tutup, bahkan informasi rute alternatif hindari kemacetan.
Seperti dikutip ayojakarta.com dari akun Instagram resmi TMC Polda Metro Jaya @tmcpoldametro, berikut adalah informasi mengenai ruas jalan yang ditutup dan pembagian waktunya:
Ruas Jalan yang Ditutup
1. Sepanjang Jl. MH. Thamrin – Jl. Jend. Sudirman (Bundaran Patung Kuda sampai dengan Bundaran Senayan)
2. Sepanjang Jl. HR. Rasuna Said dari Tol Cokro sampai dengan Tol Kuningan.
3. Sepanjang Jl. Gatot Subroto (Tol Kuningan sampai dengan Tol Slipi) sepanjang Jl. Imam Bonjol sampai dengan Bundaran Hotel Indonesia.
Pembagian Waktu (Waktu Jalan Ditutup)
1. Pagi hari mulai pukul 7.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB.
2. Sore hari mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB.
Baca Juga: Daftar Formasi CPNS 2023 Badan Intelijen Negara Lengkap dengan Kualifikasi Pendidikannya
Rute Alternatif
Dikutip AyoJakarta.com dari news.republika.co.id dan suara.com, rute alternatif yang bisa digunakan saat KTT ASEAN ke 43 berlangsung hari Rabu, 6 September 2023, sebagai berikut:
1. Lalu lintas dari Selatan (Cipete) menuju Barat (Slipi) atau Utara (Monas) pagi dan malam hari dapat melalui Jalan Kyai Maja – Jalan Kebayoran Baru – Jalan Arteri Pondok Indah – berputar arah di U-turn depan Gandaria City – Jalan Teuku Nyak Arief – Jalan Tentara Pelajar – dan seterusnya.
2. Lalu lintas dari Utara (Harmoni) menuju ke Selatan (Blok M) pagi dan malam hari dapat melalui Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Fahrudin- Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Penjernihan-Jalan Pejompongan-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Kyai Maja-Jalan Panglima Polim-dan seterusnya.
3. Lalu lintas dari Timur (Tebet) ke Barat (Slipi) pagi dan malam hari dapat melalui Jalan Kapten Tendean-Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Trunojoyo-Jalan Kyai Maja-Jalan Kebayoran Baru-Jalan Arteri Pondok Indah-berputar di U turn depan Gandaria City- Jalan Teuku Nyak Arief-Jalan Tentara Pelajar-Jalan S.Parman-dan seterusnya.
Baca Juga: 10 Tips Umur Panjang dan Awet Muda dengan Cara Seru dan Menyenangkan Berdasarkan Rekomendasi Dokter
4. Lalu lintas dari Barat (Slipi) menuju ke Timur (Tebet) pagi dan malam hari dapat melalui Jalan
S. Parman-Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan-Jalan R.M. Margono-Jalan Galunggung-Jalan Dr. Saharjo-Jalan Prof Dr. Soepomo-Jalan MT. Haryono-dan seterusnya.
Agar lebih aman dan terhindar dari rekayasa lalu lintas, bisa menggunakan transportasi umum seperti KRL, MRT, atau LRT.
Itulah beberapa rute alternatif di Jakarta yang bisa digunakan saat KTT ASEAN ke 43 hari Rabu 6 September 2023. Semoga bermanfaat. ***

Share this article
Informasi lengkap jalur alternatif dalam rangka KTT ASEAN ke-43 dan sejumlah ruas jalan yang di buka-tutup oleh pemetintah