AYOJAKARTA.COM – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sempat mengusulkan Stadion Jakarta International Stadium (JIS) menjadi tempat ajang opening Piala Dunia U-17.
Namun, sayangnya, Timnas Indonesia U-17 kini dipastikan tidak dapat bermain di Stadion JIS pada fase grup Piala Dunia U-17 lantaran telah dicoret oleh FIFA.
Dikabarkan Piala Dunia U-17 dijadwalkan oleh FIFA berlaga pada tanggal 10 November hingga 18 November 2023.
Menjelang Piala Dunia U-17, awalnya Stadion JIS direncanakan akan menjadi tuan rumah untuk Timnas U-17 Indonesia dalam babak penyisihan grup Piala Dunia U-17, namun sayangnya FIFA telah memutuskan untuk mencoret stadion tersebut dari opening Piala Dunia U-17.
Direncanakan, Timnas Indonesia U-17 akan berlaga dengan negara lain yang menjadi peserta pada Grup A di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Baca Juga: Respon Cak Imin Usai Demokrat ‘Move On’ dari Anies Baswedan Berlabuh Dukung Prabowo, Sudah Legowo?
Namun jika dilihat sejarahnya, ternyata Stadion JIS ini memiliki sejarah yang unik dan panjang sebelum akhirnya diresmikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, dan sekarang menjadi calon presiden yaitu Anies Baswedan pada bulan April 2022 lalu.
Stadion JIS tersebut berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan telah melewati empat kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta.
Dilansir dari Suara.com pada Senin, 18 September 2023, Stadion JIS tersebut dibangun mulai tahun 2008 saat DKI Jakarta dipimpin oleh Fauzi Bowo atau sering dikenal dengan Foke.
Sebelumnya lahan yang digunakan untuk membangun Stadion JIS tersebut adalah Kawasan Taman Bersih Manusiawi Wibawa (BMW) dengan luas total 66,6 hektare.
Baca Juga: Najwa Shihab Masuk Calon Kapten Timnas Pemenangan Anies Baswedan dan Cak Imin
Kawasan tersebut juga merupakan salah satu aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berasal dari utang penyediaan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum tujuh perusahaan swasta.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga turut menggusur bangunan-bangunan liar yang berada di Kawasan tersebut pada tanggal 24 Agustus 2008. Lalu barulah Pemprov DKI Jakarta berencana untuk membangun stadion bertaraf internasional.
Namun, sayangnya, rencana pembangunan tersebut terhambat karena adanya sengketa lahan, sehingga pembangunan stadion tersebut dibatalkan pada era Fauzi Bowo.
Selanjutnya berlanjut pada era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di mana rencana pembangunan stadion tersebut kembali muncul.
Baca Juga: Anies dan Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Milenial di Bogor, Ini Harapannya
Pada tanggal 28 Mei 2014, Jokowi merencanakan pembangun stadion internasional tersebut, Jokowi menyebut Pemprov DKI sudah mengurus bukti kepemilikan tanah dan juga sudah mengajukan gugatan sengketa lahan. Namun, pembangunan stadion bertaraf internasional tidak kunjung direalisasikan.
Setelah masa kepemimpinan Joko Widodo, dilanjutkan dengan kepemimpinan Gubernur Djarot Saiful Hidayat pada tahun 2017, yang juga turut berencana melakukan pembangunan stadion di Taman BMW.
Bahkan Djarot juga sudah meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulai pembangunan club house dan fasilitas olahraga di Kawasan Taman BMW tersebut. Namun sama halnya di masa Joko Widodo, pembangunan stadion tersebut juga tidak terlaksanakan.
Barulah pada tahun 2017 pada era kepemimpinan Anies Baswedan, pembangunan stadion bertaraf internasional tersebut dilanjutkan dengan serius.
Baca Juga: Anies Baswedan Berdialog dengan Sopir Angkot di Bogor, Tampung Semua Keluhan dan Aspirasi
Hal ini terbukti pada tanggal 14 Maret 2019, di mana Anies mengumumkan bahwa stadion yang hendak dibangun tersebut akan diberi nama Jakarta International Stadium. Anies juga menyebutkan bahwa gubernur sebelumnya juga ada turut andil dalam pembangunan Stadion JIS.
Stadion JIS selesai pada tahun 2022, dan meraut biaya senilai Rp4,5 triliun, yang mana dana tersebut berasal dari Pemerintah Pusat sebesar Rp3,6 triliun, dan dari Pemprov DKI Jakarta senilai Rp900 miliar.***

Share this article
Pada tahun 2017 pada era kepemimpinan Anies Baswedan, pembangunan Stadion JIS dilanjutkan dengan serius.