NIK Warga Jakarta yang Tinggal di Daerah Lain akan Dinonaktifkan, Begini Solusi Jika Warga Keberatan

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta akan menonaktifkan 92 ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga Jakarta yang tinggal di daerah lain.
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta akan menonaktifkan 92 ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga Jakarta yang tinggal di daerah lain.

AYOJAKARTA.COM – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta akan menonaktifkan 92 ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga Jakarta yang tinggal di daerah lain.

Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Selatan M. Nurrahman mengatakan saat ini pihaknya sudah mengajukan surat permohonan kepada Dirjen Adminduk Kementerian Dalam Negeri, terkait dengan penataan dan penertiban dokumen kependudukan sesuai dengan domisili.

Nurrahman menyampaikan khusus Jakarta Selatan tercatat ada 8.112 NIK yang akan dinonaktifkan.

Adapun Nurrahman menyebut penonaktifan NIK tersebut dilakukan dengan dua kategori.

“Untuk Jakarta Selatan secara total ada 8.112 dan ini untuk dua kategori. Kategori yang pertama itu adalah untuk kondisi status meninggal dan kategori yang kedua adalah untuk RT yang tidak aktif. Ini kita baru bersurat, nanti yang menonaktifkan adalah kewenangan di Kemendagri jadi masih dalam proses,” kata Nurrahman, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews pada Kamis, 25 April 2024.

Baca Juga: Cek NIK Warga DKI Jakarta Termasuk Terkena Penertiban Sesuai Domisili atau Tidak dan Penjelasan Statusnya di sini! Aman?

Nurrahman menjelaskan bahwa kebijakan penonaktifan NIK warga Jakarta bertujuan untuk tertib administrasi kependudukan.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 warga yang sudah pindah lebih dari satu tahun ke daerah lain harus melakukan proses perpindahan.

“Kita lihat mulai dari kondisi pada saat coklit banyak warga yang tidak hadir. Kemudian kita lihat juga pada saat bansos. Nah kondisi data inilah yang kita harapkan agar tertib. Jadi tujuannya adalah tertib administrasi kependudukan,” jelasnya.

Nurrahman menerangkan bagi warga Jakarta yang ingin melihat status NIK-nya bisa mengecek melalui laman jawara-dukcapil.jakarta.go.id.

Jika warga Jakarta keberatan dengan penonaktifan NIK tersebut maka bisa mengajukan permohonan.

Baca Juga: 92 Ribu NIK KTP DKI Jakarta Akan Dinonaktifkan, Cek Kamu Masih Aktif sebagai Warga atau Tidak di Sini

Warga bisa mendatangi petugas Dukcapil yang ada di kelurahan sesuai domisili dengan membawa beberapa data yang diperlukan.

Meski begitu, Nurrahman menegaskan bahwa pengajuan keberatan atas NIK yang dinonaktifkan membutuhkan proses.

Sebab, pihaknya harus melakukan crosscheck kembali terhadap pengurus lingkungan setempat.

Sehingga NIK warga Jakarta yang telah dinonaktifkan tidak bisa langsung diaktifkan kembali.

“Jadi tidak langsung diaktifkan tapi kita akan lakukan crosscheck kembali khususnya terhadap pengurus lingkungan yaitu Ketua RT terhadap permohonan pengajuan warga tersebut,” tegasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dukcapil
# nik
# Jakarta

News Update

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.