AYOJAKARTA.COM – Sekretaris Jenderal PDIP, yakni Hasto Kristiyanto mengaku bahwa partai PDIP telah memiliki 8 nama untuk dicalonkan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.
Hasto Kristiyanto menyebut dari 8 nama itu saat ini telah dikantongi oleh Ketua Umum partai PDIP Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Sudah ada sekitar delapan nama, dan banyak nama-nama besar yang sudah ada di kantongnya Ibu Megawati Soekarnoputri,” katanya, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Metro TV, Jumat, 17 Mei 2024.
Dari 8 nama yang akan dicalonkan Hasto tidak menyebutkan secara rinci nama-nama yang berpotensi akan maju di Pilgub Jakarta 2024.
Sekjen PDIP ini menuturkan bahwa partainya akan berkoordinasi dengan partai lain demi kelangsungan Pilgub Jakarta.
“Nama-nama yang masuk akan dipertimbangkan, dan di Jakarta PDIP harus bekerjasama dengan partai politik lain,” tuturnya.
Di sisi lain, Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga, membeberkan 8 nama yang saat ini sedang dipertimbangkan oleh partainya.
Baca Juga: Wajib Catat! Ini 6 Tahap Seleksi yang Harus Dilalui oleh Calon Peserta Seleksi CPNS 2024
“Seperti yang disampaikan oleh pak Sekjen ada delapan nama, tapi ini masih dalam perbincangan kami ada Mas Djarot, Pak Ahok, Mas Hendy, Bu Risma, Mas Andhika, dan dua lagi saya tidak mau sebut siapa,” ungkapnya.
Riko menjelaskan dengan berubahnya status Daerah Khusus Ibukota Jakarta, menjadi Daerah Khusus Jakarta adalah salah satu tantangan terbesar bagi pemimpin Jakarta untuk kedepannya.
Ia pun menegaskan bahwa orang yang memimpin Jakarta nanti harus bisa menjadikan Jakarta sebagai kota yang menarik bagi banyak orang.
“Harus bisa menarik banyak hal karena bukan menjadi Ibu Kota, apakah bisa menjadi daerah wisata yang menarik, bagaimana dengan polusi, pembangunannya, dan bagaimana dengan banjir,” tandasnya.
Meski telah masuk 8 nama yang akan dipertimbangkan, menurut Riko segala keputusan siapa kandidat yang dicalonkan akan diputuskan oleh Megawati.

Share this article
Hasto Kristiyanto menyebut dari 8 nama itu saat ini telah dikantongi oleh Ketua Umum partai PDIP Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.