AYOJAKARTA.COM — Hari ini terjadi deklarasi dari pihak KIM atau Koalisi Indonesia Maju.
Deklarasi tersebut merupakan deklarasi calon gubernur Ridwan Kamil dan calon wakil gubernur Suswono untuk Pilgub Jakarta.
Hal ini cukup mengejutkan karena Suswono berasal dari PKS, partai yang sebelumnya mendukung Anies Baswedan.
Anies Baswedan sebelumnya telah ditinggalkan oleh tiga partai pendukungnya, yaitu PKS, PKB, dan Nasdem.
Dengan demikian, KIM saat ini menjadi KIM Plus dengan total 12 partai yang mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono.
Sekjen Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus, memberikan penjelasan mengenai hal ini.
Dia mengatakan bahwa sebelum menentukan pasangan ini, terlebih dahulu dilakukan analisis politik.
"Ya namanya orang sudah berpasangan. Sebelum menentukan pasangan kan pasti ada analisa-analisa politik sehingga terbentuk pasangan," ujarnya, dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Senin, 19 Agustus 2024.
Sekjen Partai Golkar tersebut juga menambahkan bahwa pasangan yang terbentuk ini tentu memiliki nilai optimisme.
Baca Juga: PKB Pastikan Dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta: Kita Sudah Pastikan Bersama Gerindra
Ia juga menyebutkan bahwa dalam koalisi, tujuannya adalah untuk meraih dukungan sebesar-besarnya. Tidak ada yang percaya diri hanya dengan dua orang saja dari satu partai.
"Kalau pasangan terbentuk, pasti dong punya nilai-nilai optimis. Ya namanya koalisi kan maunya sebesar-besar mungkin. Tidak ada orang pede, ‘Aku berdua aja,’. Nggak ada," jelasnya.***

Share this article
KIM atau Koalisi Indonesia Maju saat ini menjadi KIM Plus dengan total 12 partai yang mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono.