AYOJAKARTA.COM - PDI Perjuangan (PDIP) telah memastikan akan mengusung Anies Baswedan sebagai calon Gubernur Jakarta untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Keputusan ini diambil setelah PDIP menyatakan tetap berpegang teguh pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait aturan Pilkada yang berlaku.
Politisi senior PDIP, Masinton Pasaribu menegaskan komitmen partainya dalam mendukung Anies Baswedan.
"Insyaallah ada Anies. Jadi, nanti tanggal 27 Agustus, jika PDI Perjuangan mengusung Pak Anies Baswedan, kita akan bersama-sama mengantarkannya ke KPU Jakarta. Kami mengandalkan putusan Mahkamah Konstitusi, biarkan rakyat menjadi saksi dalam perjuangan demokrasi yang hendak direnggut oleh kekuasaan hari ini," ujar Masinton Pasaribu dikutip ayojakarta.com dari YouTube Metro TV, Kamis (22/8/2024).
Langkah PDIP ini langsung mendapat sorotan mengingat sebelumnya Anies Baswedan diusung Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Namun kini, ketiga partai tersebut resmi bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan telah mendeklarasikan Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jakarta.
Walaupun KIM mendukung Ridwan Kamil, basis pemilih PKS, NasDem dan PKB ternyata masih solid memberikan dukungan kepada Anies Baswedan.
Menurut survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), 94% pemilih PKS, 76% pemilih NasDem dan 73% pemilih PKB masih lebih memilih Anies Baswedan dibandingkan Ridwan Kamil.
Hasil survei ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai dampak perubahan dukungan elit partai terhadap pilihan politik pemilih.
Mengingat hasil yang sangat signifikan ini, dukungan akar rumput tampaknya tetap kuat terhadap Anies Baswedan meski ada peralihan dukungan resmi dari partai-partai tersebut.
Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irfani mengatakan bahwa walaupun PKS, Nasdem dan PKB secara resmi mendukung Ridwan Kamil, mayoritas pendukung mereka di tingkat akar rumput tetap setia kepada Anies.
"Dukungan untuk Anies Baswedan masih sangat kuat dan belum tentu terpengaruh oleh perubahan keputusan elit partai," ungkapnya dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews, Kamis (22/8/2024).
Dengan adanya dukungan dari PDIP dan basis pemilih akar rumput yang masih solid dari ketiga partai tersebut, Anies Baswedan masih menjadi kandidat yang kuat dalam persaingan Pilgub Jakarta 2024.***

Share this article
Politisi senior PDIP, Masinton Pasaribu ajak warga mengantar Anies Baswedan mendaftar ke KPU pada 27 Agustus 2024 mendatang.