Tidak Masuk dalam Daftar Peserta Calon Kepala Daerah, Pengamat Ungkap Nasib Karier Politik Anies Baswedan

Tidak terdaftar sebagai salah satu peserta kontestasi Pilkada serentak, membuat publik mempertanyakan karier politik Anies Baswedan.
Tidak terdaftar sebagai salah satu peserta kontestasi Pilkada serentak, membuat publik mempertanyakan karier politik Anies Baswedan.

AYOJAKARTA.COM – Menjelang perhelatan Pilkada serentak, elektabilitas Anies Baswedan menempati urutan tertinggi dalam sejumlah survei.

Meski mendapat potensi dukungan perolehan suara relatif tinggi, nama Anies Baswedan justru tidak ikut tercantum sebagai calon Kepala Daerah dalam ajang Pilkada serentak.

Tidak terdaftar sebagai salah satu peserta kontestasi Pilkada serentak, membuat publik mempertanyakan soal keberlanjutan karir politik Anies Baswedan.

Sehubungan dengan adanya pertanyaan yang banyak dilontarkan sejumlah kalangan tersebut, Pengamat Politik Hendri Satrio memberikan tanggapan.

Untuk menjawab keberlangsungan karir politik Anies di masa depan, menurut Hendri terdapat sejumlah perspektif yang perlu ditelaah lebih mendalam.

Hendri menilai, menjadi salah satu kandidat calon presiden yang lebih bersifat strategis dan makro merupakan sebuah pencapaian puncak dalam karir politik.

Baca Juga: Gagal Maju di Pilgub Jakarta dan Jawa Barat, Anies Langsung Tawakal: Allah Berikan yang Terbaik

Sehingga keikutsertaan Anies dalam ajang pemilihan kepala daerah, justru berpotensi akan membawa preseden buruk bagi karir politiknya.

Keikutsertaan Anies Baswedan dalam pemilihan kepala daerah, bisa dengan mudah diterjemahkan oleh banyak kalangan merupakan bentuk mencari pekerjaan.

Namun demikian, Hendri tidak mempersoalkan jika Anies memang ingin kembali berlaga di ajang pemilihan kepala daerah.

Tidak adanya nama Anies dalam ajang Pilkada serentak, menurut Hendri dapat juga mendatangkan sebuah pertanyaan politis.

Baca Juga: 10 Kota Terbanyak Warga Miskinnya di Indonesia menurut Data BPS Juli 2024, Jakarta Ternyata Bukan Nomor 1

Sempat menjadi rival politik dalam kontestasi Pilpres, Penguasa secara naluriah akan lebih memperkecil peluang munculnya pesaing.

“Karena dengan adanya Anies Baswedan di Pilgub, dia akan menjadi pesaing kuat bagi rezim pada Pilpres 2029,” ungkap Hendri.

Tidak mengherankan apabila kemudian partai politik yang sempat mendukung Anies di ajang Pilpres, lebih memilih untuk mulai mundur teratur dan menarik dukungan.

Adanya perubahan regulasi terkait syarat pencalonan yang sudah diputuskan Mahkamah Konstitusi, tidak membawa perubahan signifikan bagi seluruh parpol.

Kecenderungan yang dianut oleh partai politik, menurut Hendri lebih ingin berada di dalam lingkaran kekuasaan sehingga melemahkan kemampuan individual.

Perubahan peraturan calon kepala daerah yang dilakukan Mahkamah Konstitusi, menurut Hendri justru hanya menguntungkan bagi PDIP yang sebelumnya mengalami stagnasi.

Meski kebekuan yang dialami oleh partai gurem berubah melalui putusan MK, hal tersebut tetap tidak berdampak apapun bagi situasi politik nasional.

Baca Juga: 10 Kabupaten di Indonesia yang Paling Banyak Jumlah Warga Miskin menurut Data BPS Terbaru, Nomor 1 Berbatasan dengan Jakarta

Keputusan partai besar yang lebih mengutamakan kader, menurut Hendri juga dapat dibaca sebagai sinyalemen untuk mencegah terjadinya tensi politik dengan Penguasa.

“Bu Mega sepertinya terganggu sekali dengan spanduk Anies-Rano Karno, sejak itu agak berat buat Anies dicalonkan oleh PDIP, ” ungkap Hendri.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# calon kepala daerah
# Anies Baswedan
# Karier Politik

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.