KPM Peralihan PT Pos ke Kartu KKS dan Tak Kunjung Terima Rekening? Ini Penyebab Utama Data Penerima Bansos Gagal dalam Proses Burekol

Salah satu penyebab gagalnya perpindahan penyaluran bansos ini adalah ketika proses burekol (buka rekening kolektif) yang gagal dilakukan.
Salah satu penyebab gagalnya perpindahan penyaluran bansos ini adalah ketika proses burekol (buka rekening kolektif) yang gagal dilakukan.

AYOJAKARTA.COM – Dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) yang ada di Indonesia, perpindahan mekanisme dari PT Pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui bank Himbara sering kali mengalami kendala.

Salah satu penyebab gagalnya perpindahan penyaluran bansos ini adalah ketika proses burekol (buka rekening kolektif) yang gagal dilakukan.

Lalu, apa saja penyebab gagal burekol pada saat perpindahan bansos dari PT Pos ke KKS?

Dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Pendamping Sosial, pada Selasa, 17 September 2024, berikut ini adalah lima penyebab utama data penerima bansos dari PT Pos gagal dalam proses burekol.

Baca Juga: Heboh Gerakan Anak Abah Coblos 3 Paslon di Pilkada Jakarta 2024, Peneliti SMRC: Itu Gerakan Wajar

1. Data Tidak Valid atau Tidak Sama

Penyebab utama kegagalan proses burekol adalah data penerima bantuan yang tidak valid atau tidak sama.

Data yang tidak sesuai dengan sistem bank Himbara, seperti tidak cocok dengan NIK, KK, atau informasi lainnya mengakibatkan pembukaan rekening kolektif tidak bisa dilakukan.

Penerima bansos yang semula dialihkan dari bank Himbara ke PT Pos karena masalah data, jika sekarang kembali ke bank, harus memastikan datanya sudah benar dan diperbaiki terlebih dahulu. Jika tidak, bantuan bisa tertahan dan perlu waktu untuk diperbaiki.

Baca Juga: Viral Larangan Beli Baju Murah Berbahan Polyester, Disebut Bisa Merusak Kulit

2. Penerima Bansos Meninggal Dunia

Ketika penerima bantuan sudah meninggal dunia, maka otomatis tidak dapat dilakukan proses pembukaan rekening baru.

Hal ini karena pengambilan Kartu KKS harus dilakukan oleh penerima sendiri dan tidak bisa diwakilkan.

Dalam kasus ini, pihak pendamping atau aparat setempat harus melaporkan dengan surat keterangan bahwa penerima bantuan sudah meninggal, sehingga proses distribusi KKS dapat dihentikan untuk nama tersebut.

3. Penerima Bansos Pindah Wilayah

Jika penerima bansos pindah ke luar daerah, terutama ke wilayah yang sangat jauh, tetapi datanya di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) masih tercatat di wilayah lama, ini juga menjadi masalah.

Kartu KKS tidak bisa dikirimkan ke tempat baru, karena distribusi harus sesuai dengan data wilayah sebelumnya.

Jika data DTKS belum diperbarui sesuai tempat tinggal yang baru, Kartu KKS tetap dikirimkan ke wilayah asal, yang tentunya menyulitkan penerima untuk mengambilnya.

4. Ada Anggota Keluarga yang Tidak Memenuhi Syarat

Setiap keluarga yang terdapat dalam data DTKS akan dimutakhirkan secara berkala.

Salah satu persyaratan yang bisa menggagalkan bansos adalah jika dalam keluarga terdapat anggota yang berstatus sebagai TNI, Polri, PNS, atau pensiunan, atau memiliki penghasilan di atas UMP/UMK.

Sistem secara otomatis akan mendeteksi kondisi ini, sehingga data penerima dianggap tidak layak lagi menerima bansos. Akibatnya, proses burekol pun gagal dilakukan.

Baca Juga: Pramono Anung dan Rano Karno Optimis Menang Satu Putaran di Pilgub Jakarta: Kalo Dua Capek

5. Proses Sangga Data oleh Warga Lain

Sistem bansos saat ini sudah dilengkapi dengan aplikasi Cek Bansos yang memungkinkan warga untuk menyanggah penerima bansos yang dianggap tidak layak.

Jika ada penerima bansos yang dianggap oleh warga setempat sudah mampu secara ekonomi, maka mereka bisa mengajukan sanggahan melalui aplikasi ini.

Jika sanggahan diterima, penerima tersebut tidak akan menerima bansos lagi, dan data mereka akan terblokir dalam proses burekol.

Itulah lima penyebab utama kenapa data penerima bansos dari PT Pos sering gagal dalam proses burekol.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# penyebab utama
# Data Penerima
# PT Pos
# KPM
# Burekol
# gagal

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.