AYOJAKARTA.COM — Masing-masing pasangan calon peserta Pilkada Jakarta optimis akan dapat memenangkan kontestasi pada 27 November 2024 mendatang, dalam satu putaran.
Selain karena sudah cukup dikenal oleh masyarakat, paslon Pilkada Jakarta juga memiliki visi-misi serta program yang relevan untuk seluruh warga Jakarta.
Di samping itu hasil survei persentase elektabilitas yang dikeluarkan sejumlah lembaga, juga menunjukkan adanya tren positif terhadap masing-masing calon peserta Pilkada Jakarta.
Sehingga rentang waktu sekitar 10 pekan ke depan, dapat menjadi momentum terbaik untuk bisa memenangkan masing-masing paslon yang didukungnya.
Terkait dengan sikap optimisme dan semangat yang dimiliki para paslon, pengamat politik Effendi Gazali memberikan pandangan.
Menurut Efendy Gazali yang akrab disapa EG, terdapat setidaknya tiga variabel penting untuk bisa memenangkan Pilkada Jakarta dalam satu putaran.
Bukan sekedar mendapat dukungan dari mayoritas partai politik dan simpatisan, untuk bisa menang satu putaran di Pilkada Jakarta juga membutuhkan tiga instrumen lain.
Adapun tiga variabel penting untuk menjadi pemenang Pilkada Jakarta antara lain figur paslon, dukungan tokoh dari multi agama serta tim pendukung sepak bola Persija Jakarta.
Dengan adanya keempat instrumen tersebut, EG yakin optimisme dari masing-masing paslon bukan lagi sebatas pemulas bibir melainkan strategi berkelas.
“Kalau ditanyakan pada hari ini, saya yakin Pilkada Jakarta memang akan berlangsung satu putaran,” ungkap EG, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews pada Senin, 30 September 2024.
Pandangan tersebut, menurut EG merupakan hasil analisa faktual yang sudah dilakukan berdasarkan pada perhelatan di Pilkada Jakarta tahun 2012 dan 2017.
Sehubungan dengan kuatnya optimisme bisa menang satu putaran, Aris Setiawan Yodi yang merupakan timses pasangan Pramono-Rano memberi alasan.
Menurut Aris, tren yang terjadi dan berlangsung pada Pilkada 2024 saat ini memiliki kemiripan dengan Pilkada sebelumnya.
Berkaca pada Pilkada sebelumnya, pasangan Pramono-Rano yang menempati posisi kedua survei elektabilitas yakin Pilkada 2024 akan dimenangkan oleh paslonya.
Optimisme senada, selain dinyatakan Aris Yodi juga disampaikan oleh Fakhruddin Muchtar yang merupakan jubir pasangan Rido.
Menurut Fakhruddin, variabel yang menjadi syarat kemenangan sudah ada di pasangan Rido sehingga menang satu putaran merupakan bagian dari kewajaran.
“Kami tidak hanya melihat variabel survei saja, tapi fakta bahwa riil di lapangan kami adalah kereta besar dengan gerbong-gerbong besar,” ungkap Fakhruddin.
Meski logistik pemilu yang kurang memadai, Siti Fadila Supari selaku timses Dharma-Kun meyakini sentimen warga Jakarta terhadap parpol akan berdampak pada paslonnya. ***

Share this article
Masing-masing pasangan calon peserta Pilkada Jakarta optimis akan dapat memenangkan kontestasi pada 27 November 2024 mendatang.