AYOJAKARTA.COM - Sebagai pusat ekonomi Indonesia, Jakarta seharusnya menawarkan beragam peluang kerja.
Namun, fakta menunjukkan kondisi sebaliknya. Pengangguran masih menjadi salah satu masalah besar yang terus dihadapi di kota metropolitan ini.
Lantas, kelompok usia manakah yang menyumbang persentase tingkat pengangguran terbanyak di Jakarta?
Berdasarkan data Profil Pengangguran Jakarta 2023 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 30 September 2024, ada sebanyak 249 ribu orang pengangguran di Jakarta yang berasal dari kelompok usia muda, yaitu 15-29 tahun.
Angka itu mencakup 70,37 persen dari total pengangguran. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok usia menengah, yakni 30-59 tahun yang mencatatkan 28,38 persen atau sekitar 100 ribu orang.
Baca Juga: Bukan di Jakarta Utara, Ini Daerah DKI Jakarta yang Memiliki Tingkat Pengangguran Tertinggi
Sementara itu, sisanya adalah pengangguran lansia yang berusia 60 tahun ke atas.
Kelompok usia muda cenderung lebih rentan terhadap pengangguran karena sebagian besar dari mereka baru saja lulus dari jenjang pendidikan, seperti SMA atau perguruan tinggi, dan belum memiliki pengalaman kerja yang memadai.
Tantangan untuk mendapatkan pekerjaan pertama kali menjadi kendala utama bagi kelompok ini, meskipun mereka memiliki potensi besar sebagai angkatan kerja produktif.
Lebih lanjut, Data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2023 juga menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) di kelompok usia muda (15-29 tahun) adalah yang tertinggi, mencapai 17,59 persen.
Artinya, dari setiap 100 angkatan kerja di kelompok ini, ada 17 orang yang menganggur.
Sebagai perbandingan, TPT untuk kelompok usia menengah (30-59 tahun) jauh lebih rendah, yakni 2,83 persen, dan untuk kelompok lansia (60 tahun ke atas) hanya 0,97 persen.
Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini Wilayah dengan Pengangguran Terbanyak di Jakarta
Angka TPT yang tinggi di kalangan usia muda menandakan adanya kesenjangan antara kemampuan dan keahlian yang dimiliki lulusan baru dengan kebutuhan industri di Jakarta.
Padahal, kelompok usia ini dianggap memiliki potensi terbaik dalam pengembangan SDM karena tingkat produktivitas dan inovasi yang lebih tinggi dibandingkan generasi yang lebih tua.
Jadi, itulah informasi mengenai data BPS terkait kelompok usia pengangguran di Jakarta.***
Share this article
Pengangguran masih menjadi salah satu masalah besar yang terus dihadapi di kota metropolitan, Jakarta.