AYOJAKARTA.COM -- Banyak pekerja di Jakarta dan perantau yang menggunakan transportasi umum.
Salah satu transportasi umum yang digunakan adalah bus Transjakarta. Bus ini yang dikenal dengan nama TJ atau Tije ini juga bisa menyambung ke LRT, MRT, atau KRL.
Meskipun banyak digunakan oleh pekerja di Jakarta, tetapi bus Transjakarta juga mengalami penurunan total penumpang. Berapa persentasenya?
Baca Juga: Total Perjalanan Kumulatif LRT Jakarta Meningkat Berdasarkan Data BPS Tahun 2024, Berapa Persen?
Berikut penjelasan perkembangan total penumpang bus Transjakarta 2024 dikutip dari situs jakarta.bps.go.id pada Kamis, 24 Oktober 2024:
Pada bulan Juli ke Agustus 2024 jumlah total penumpang bus Transjakarta mengalami penurunan.
Total penumpang bus Transjakarta dari Juli ke Agustus 2024 mengalami penurunan sebesar 6,73%.
Jumlah penumpang bus Transjakarta di bulan Agustus 2024 adalah sebanyak 33,11 juta orang.
Total penumpang kumulatifnya dari bulan Januari ke Agustus 2024 naik sebesar 44,86% dengan jumlah 248,68 juta orang.
Pada bulan Januari 2024, jumlah penumpang bus Transjakarta adalah sebanyak 30,93 juta orang.
Kemudian pada bulan Februari 2024, jumlahnya mengalami penurunan ke angka 28,51 juta orang.
Namun, pada bulan Maret 2024, mengalami kenaikan kembali jumlah penumpang bus Tije ke angka 30,09 juta orang.
Bulan April 2024 jumlah penumpang bus Transjakarta kembali mengalami penurunan yaitu ke angka 26,90 juta orang.
Bulan Mei 2024 kembali mengalami kenaikan jumlah penumpangnya yaitu mencapai 32,02 juta orang.
Pada bulan Juni 2024 turun sedikit jumlah penumpang bus TJ ke angka 31,62 juta orang. Bulan Juli mengalami puncak yaitu sebanyak 35,50 juta orang. Pada Agustus mencapai 33,11 juta orang.***
Share this article
Meskipun banyak digunakan oleh pekerja di Jakarta, tetapi bus Transjakarta juga mengalami penurunan total penumpang.