AYOJAKARTA.COM – Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2023, persentase penduduk berusia 15 tahun ke atas yang melek huruf di DKI Jakarta adalah 99,69 persen.
Data ini menunjukkan bahwa tingkat literasi di Jakarta secara keseluruhan sangat baik, berkontribusi pada statusnya sebagai salah satu daerah dengan angka melek huruf tertinggi di Indonesia.
DKI Jakarta masuk kedua setelah Sulawesi Utara, yang memiliki persentase melek huruf tertinggi di Indonesia, yaitu 99,79 persen.
Hal ini membuat DKI Jakarta merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat literasi yang sangat tinggi.
Diikuti oleh provinsi Maluku dengan persentase 99,47 persen yang menunjukan jumlah penduduk melek huruf tertinggi ketiga.
Adapun wilayah DKI Jakarta yang penduduknya memiliki persentase melek huruf tertinggi adalah Jakarta Pusat.
Kemudian diikuti oleh wilayah lainnya seperti Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.
Baca Juga: Ada 4 Jenis, Inilah Daftar Bansos yang Cair Bulan Oktober 2024! KPM Segera Siapkan Rekening
Dibalik angka melek huruf tertinggi, hal ini tidak luput dari kerja sama Pemerintah DKI Jakarta dengan masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengentaskan buta huruf.
Salah satunya Taman Baca Masyarakat dan komunitas literasi di Ibu Kota berpartisipasi dalam upaya ini untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Taman Baca Masyarakat difungsikan sebagai tempat penyelenggaraan pembinaan kemampuan membaca dan belajar, memicu minat baca Masyarakat
Taman Baca Masyarakat menyediakan bahan bacaan yang dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga akses informasi dan literasi menjadi lebih mudah.
Tak hanya itu, pemerintah DKI Jakarta mengadakan Program KD yang difokuskan untuk penduduk usia 15 tahun ke atas yang buta huruf.
Program ini dilakukan dengan sistem blok atau kluster untuk memastikan bahwa program keaksaraan dapat diimplementasikan dengan memperhatikan kondisi daerah atau kearifan budaya lokal.
Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) Kemendikbudristek juga terus mendorong kerjasama dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendata dan memvalidasi data tentang warga Jakarta yang melek huruf dan tunaaksara.

Share this article
Menurut data BPS persentase penduduk berusia 15 tahun ke atas yang melek huruf di DKI Jakarta adalah 99,69 persen.