AYOJAKARTA.COM -- Kebahagian setiap manusia dipengaruhi oleh beberapa faktor, tak terkecuali warga DKI Jakarta.
Dalam indeks kebahagiaan warga DKI Jakarta terlihat adanya penurunan dalam 8 tahun terakhir (2014-2021) mencapai 70,68 persen.
Indeks kebahagiaan ini menjadi salah satu hal penting untuk mengetahui kualitas dan kepuasan hidup setiap warga DKI Jakarta.
Baca Juga: 13 Faktor Perceraian di DKI Jakarta, Alasan Terbesar Bukan karena Ekonomi atau Orang Ketiga!
Hal ini dapat dilihat dari laporan data penting yang telah dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melalui laman resminya jakarta.bps.go.id.
Terlihat adanya kenaikan indeks kebahagiaan dari 2014-2017 namun menariknya dalam metode pengukuran indeks kebahagiaan ini berubah pada Tahun 2017.
Pada Tahun 2014, indeks kebahagiaan hanya menggunakan dimensi kepuasan hidup saja.
Baca Juga: 4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Naik dan Berada di Stasiun MRT Jakarta, Apa Saja?
Sementara pada Tahun 2017, adanya penambahan pengukuran indeks kebahagiaan warga DKI Jakarta yakni dimensi perasaan (affect), dan dimensi makna hidup (eudaimonia).
Tak hanya itu, adanya perubahan lainnya dalam pengukuran indeks kebahagiaan pada Tahun 2017 pada dimensi kepuasan hidup yang dibagi menjadi dua subdimensi yakni subdimensi kepuasan hidup personal dan sub dimensi kepuasan hidup sosial.
Dari tren tersebut dapat dilihat pengaruh dari hidup secara perorang dalam satu rumah tangga atau hidup dengan beberapa orang dalam satu rumah tangga atau satu atap.
Baca Juga: 10 Kuliner Legendaris di Jakarta Barat yang Wajib Anda Coba! Lezat dan Terjangkau Kantong
Kebahagiaan ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti status perkawinan, pendapatan atau keuangan, ekonomi dan lain sebagainya.
Berikut data indeks kebahagiaan warga DKI Jakarta Tahun 2014- 2021 yang telah dikutip dari akun BPS DKI Jakarta oleh ayojakarta.com pada Sabtu, 26 Oktober 2024 sebagai berikut:
· Tahun 2014= 69, 21 persen
· Tahun 2017= 71, 33 persen
· Tahun 2021= 70,68 persen
Dari angka tersebut dapat dilihat indeks kebahagiaan warga DKI Jakarta mengalami kenaikan saat adanya perubahan dalam pengukuran di Tahun 2017 yang menjadi 71, 33 persen.
Namun terlihat juga adanya penurunan pada Tahun 2021 di mana indeks kebahagiaan warga DKI Jakarta 70,68 persen.
Baca Juga: Bukan Jaksel atau Jakpus, Ini Wilayah dengan Jumlah Usaha Mikro dan Kecil Terbanyak di Jakarta
Diketahui kebahagiaan itu sendiri merupakan suatu perasaan yang menyenangkan dengan adanya rasa nikmat dan kepuasan hidup dalam mencapai kualitas kehidupan setiap manusia.
Mereka yang bahagia juga akan merasa lebih positif, nyaman dan Sejahtera, sehingga dengan adanya pengukuran indeks kebahagiaan ini, pemerintah DKI Jakarta terus memprioritaskan setiap warganya agar mendapatkan kualitas hidup yang baik.
Itulah persentase indeks kebahagiaan warga DKI Jakarta Tahun 2014- 2021 yang mengalami penurunan dalam perubahan pengukuran.
Share this article
Dalam indeks kebahagiaan warga DKI Jakarta terlihat adanya penurunan dalam 8 tahun terakhir (2014-2021) mencapai 70,68 persen.