AYOJAKARTA.COM - Mendirikan usaha di industri mikro dan kecil (IMK) memang menjadi salah satu pilihan terbaik bagi masyarakat Jakarta.
Sebagai pusat ekonomi di Indonesia, Jakarta tentu bisa menjadi lahan menguntungkan bagi pelaku usaha IMK.
Besarnya peluang di Jakarta seolah membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mendirikan usaha.
Baca Juga: Jadi Pemenang di Ajang Debat Kedua Pilgub Jakarta, Paslon Nomor 3 Jadi Sorotan Warganet
Hal itu pulalah yang memungkinkan pengusaha IMK berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta pada 25 Oktober 2024, pengusaha IMK di Jakarta berjumlah 79.992.
Dari jumlah tersebut, sebagian besar berpendidikan SMA sederajat dengan jumlah mencapai 35.585 orang.
Sementara itu yang hanya tamat SMP atau sederajat sedikit lebih rendah yakni 19.272 orang.
Kemudian, pengusaha yang tak menamatkan SD atau hanya tamat SD berjumlah 19.323 orang.
Fakta tersebut mencerminkan bahwa keberanian untuk memulai usaha di Jakarta lebih bergantung pada motivasi dan kemampuan melihat peluang dibandingkan dengan tingkat pendidikan formal.
Hal itu semakin mempertegas bahwa sektor IMK Jakarta menawarkan kesempatan yang luas bagi masyarakat dengan beragam latar pendidikan.
Hal paling mengejutkan adalah jumlah pengusaha IMK lulusan universitas hanya 5.812 orang.
Hal itu menjadikannya kelompok terkecil dalam distribusi ini sekaligus mengindikasikan bahwa pendidikan tinggi bukanlah faktor utama dalam mendorong seseorang memulai usaha kecil dan mikro di Jakarta.***

Share this article
Catat, inilah tingkat pendidikan mayoritas pengusaha IMK di Jakarta berdasarkan data yang dihimpun BPS.