AYOJAKARTA.COM – Sebagai salah satu momen paling ditunggu di Indonesia, arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi perhatian utama bagi Masyarakat.
Puncak arus mudik untuk Hari Raya Idul Fitri 2025 diprediksi akan terjadi pada 27 hingga 29 Maret 2025.
Diperkirakan sekitar 146,48 juta orang akan melakukan perjalanan mudik, yang setara dengan sekitar 52% dari total populasi Indonesia.
Titik rawan kepadatan arus mudik Lebaran 2025 telah diidentifikasi di beberapa lokasi strategis, terutama di jalur utama yang sering dilalui pemudik.
Baca Juga: Dana BOS Madrasah dan BOP RA Sudah Bisa Dicairkan, Begini Mekanismenya!
Berikut adalah beberapa titik rawan kemacetan yang perlu diperhatikan sebagaimana dikutip dari tvOneNews.
- Jawa Barat
- Jalur Tol:
- Gerbang Tol Palimanan dan Gerbang Tol Cikampek: Diperkirakan akan mengalami kemacetan sebelum dan setelah pintu masuk.
- Rest Area KM 166, 188, 228, dan 229 di Tol Cipali: Banyaknya kendaraan yang berhenti untuk beristirahat dapat menyebabkan penumpukan.
- Jalur Arteri (Pantura):
- Pasar Sandang Tegal Gubug, Pasar Palimanan, dan Pasar Gebang (Cirebon): Aktivitas pasar yang tinggi dapat memperlambat arus kendaraan.
- Lintas Gentong: Di jalur Gentong, terdapat dua titik rawan kemacetan yang perlu diwaspadai, yaitu di Pasar Lewo dan Pasar Malangbong. Kedua pasar ini menjadi pusat aktivitas masyarakat yang dapat menyebabkan penumpukan kendaraan saat volume arus mudik meningkat
- Jawa Tengah
- Tol Trans-Jawa:
- Gerbang Tol Kalikangkung (Semarang): Sering menjadi titik kepadatan utama saat arus mudik.
- Rest Area KM 379 dan KM 429: Kepadatan kendaraan yang masuk dan keluar dapat menyebabkan antrian panjang.
- Jalur Pantura dan Arteri:
- Pasar Brebes dan Pasar Tegal: Aktivitas pasar menjelang Lebaran bisa memperlambat arus kendaraan.
- Banten
- Jalur Tol dan Arteri:
- Gerbang Tol Merak dan Cilegon Timur: Diprediksi menjadi titik kepadatan utama karena meningkatnya jumlah kendaraan menuju Pelabuhan Merak.
- Pelabuhan Merak: Lonjakan penumpang dan kendaraan yang hendak menyeberang ke Sumatera seringkali menyebabkan antrian panjang.
Persiapan dan Antisipasi:
- Rekayasa Lalu Lintas:
- Pemerintah akan menerapkan sistem one way dan contraflow di beberapa ruas tol untuk mengurangi kemacetan dan memastikan kelancaran arus mudik.
Baca Juga: Jangan Asal Beli! Berikut 8 Warna Baju Lebaran 2025 Cocok untuk Kulit Kuning Langsat
Diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih lancar dan nyaman menjelang Lebaran, dengan mempersiapkan diri dan memahami informasi ini.

Share this article
Diperkirakan sekitar 146,48 juta orang akan melakukan perjalanan mudik, yang setara dengan sekitar 52% dari total populasi Indonesia.