AYOJAKARTA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penerapan sistem electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar.
Menurut Ahok, langkah ini sangat tepat selama tujuannya untuk mengatur lalu lintas dan mengurangi kemacetan di Jakarta.
Ahok menegaskan, sistem ERP berbeda dengan jalan tol. Jika tol memiliki tarif tetap dan butuh waktu lama untuk mengubahnya, sistem ini justru lebih fleksibel dan bisa diatur dinamis sesuai kepadatan lalu lintas di suatu ruas jalan.
Baca Juga: Profil Lengkap Gustiwiw, Musisi Viral Pemersatu Generasi yang Meninggal Dunia Hari Ini
Lebih lanjut, Ahok menanggapi kekhawatiran publik terkait kemungkinan beban ganda akibat ERP dan tol. Menurutnya, sistem ini bisa diimbangi dengan penyediaan moda transportasi umum yang terjangkau, seperti bus gratis di kawasan Sudirman–Thamrin.
Ahok juga menyoroti pentingnya pembangunan jalur alternatif di Jakarta. Menurutnya, setiap ruas jalan seharusnya memiliki opsi jalur lain untuk mendukung kelancaran lalu lintas.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sempat menyinggung rencana penerapan sistem ini sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan yang kian memburuk di Ibu Kota.
Dalam acara Leaders Forum di Balai Kota Jakarta, Selasa (27/5/2025), Pramono menyatakan bahwa ERP bukan hanya alat pengendali lalu lintas, tetapi juga bagian dari kebijakan untuk mendorong keadilan sosial.
Baca Juga: Liburan Sekolah, KCIC Tawarkan Diskon Tiket hingga 50 Persen untuk Perjalanan Kereta Cepat Whoosh
Ia menjelaskan, kebijakan ini akan sejalan dengan pembangunan sistem transportasi publik yang lebih luas dan terintegrasi, termasuk dengan Transjabodetabek. Hal ini bertujuan untuk menciptakan akses mobilitas yang lebih adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan dukungan dari tokoh seperti Ahok dan komitmen dari Pemprov, penerapan ERP di Jakarta tampaknya akan menjadi bagian penting dari strategi besar dalam mengurangi kemacetan sekaligus memperbaiki ekosistem transportasi ibu kota.***

Share this article
Ahok dukung ERP Jakarta, sebut sistem fleksibel & efektif atasi macet. Penting disertai transportasi publik & jalur alternatif.