AYOJAKARTA.COM - Polda Metro Jaya kembali menangkap seorang debt collector yang buron setelah membentak seorang anggota Bhabinkamtibmas saat akan menarik kendaraan milik selebgram Clara Shinta di Jakarta Selatan.
Penangkapan tersebut terealisasikan pada Kamis (23/2/2023) dan tidak lama setelah video penarikan mobil selebgram Clara Shinta viral.
Adapun sebanyak total tiga tersangka telah ditangkap dalam kasus tersebut penarikan mobil selebgram Clara Shinta dan juga saat penarikan tersebut terjadinya kejadian kurang mengenakan di alami oleh angggota polisi yang di lakukan oleh debt collector.
Baca Juga: Kembali ke Korps Brimob Polri, Komisioner Kompolnas Yakin Richard Eliezer Aman
Kebijakan penindakan premanisme di Jakarta menjadi perhatian serius Polda Metro Jaya.
"Menindak lanjuti direktif bapak kapolda metro jaya untuk menangkap dan melawan seluruh aksi premanisme yang terjadi di DKI Jakarta Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah mengejar dan menangkap terhadap beberapa pelaku premanisme terkait debt collector," ujar Kombes Pol. Hengky Haryadi dikutip AyoJakarta.com dari instagram Polda Metro Jaya.
Dalam unggahan instagramnya, Kombes Pol. Hengky Haryadi selaku Kepala Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyatakan komitmen untuk menumpas segala bentuk kejahatan premanisme dalam berbagai bentuk.
Komitmen ini tercipta karena kejadian polisi dibentak-bentak oleh debt collector yang terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial.
"Ini sangat meresahkan dan menimbulkan fear of criem di kalangan masyarakat, Polda Metro Jaya bertekad wilayah Jakarta zero premanisme, negara tidak boleh kalah atas premanisme dan tidak ada klompok manapun yang dapat bergerak di atas hukum," jelas Kombes Pol. Hengky Haryadi.
Clara Shinta, pemilik kendaraan yang hendak ditarik paksa, juga menceritakan pengalaman buruknya dengan debt collector tersebut.
Dalam pernyataannya, Kombes Pol. Hengky Haryadi mengatakan bahwa Polda Metro Jaya akan berkomitmen untuk mewujudkan DKI Jakarta sebagai wilayah zero premanisme.
Polda Metro Jaya akan menggunakan berbagai strategi untuk mengatasi aksi premanisme di Jakarta, serta memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.
Dengan adanya komitmen ini, diharapkan masyarakat Jakarta dapat hidup tanpa rasa takut dan terhindar dari tindakan kejahatan premanisme yang semakin meresahkan.***

Share this article
Kebijakan penindakan premanisme di Jakarta menjadi perhatian serius Polda Metro Jaya. Begini komitmennya.