AYOJAKARTA.COM — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan secara blak-blakan mengkritik program pemberian subsidi kendaraan listrik yang digagas oleh pemerintah.
Anies mengatakan bahwa sumber daya yang diberikan kepada masyarakat harus tepat guna.
"Pemerintah harus memastikan sumber daya yang diberikan oleh pemerintah untuk rakyatnya adalah sumber daya yang tepat," kata Anies, dikutip dari siaran MetroTV pada Kamis, 11 Mei 2023.
Menurutnya, Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan lingkungan hidup apalagi terkait polusi udara.
Baca Juga: Puluhan Baliho Anies Baswedan di Jember Dirusak, NasDem Langsung Lapor ke Polisi
Anies juga menjelaskan bahwa solusi dari polusi ini bukanlah memberikan subsidi. Sebab ada banyak orang yang tidak membutuhkan subsidi tersebut jika kita berbicara tentang kendaraan listrik.
"Soal polusi udara, solusinya bukanlah terletak di dalam subsidi untuk mobil listrik. Pemilik-pemilik mobil listrik adalah mereka yang tidak membutuhkan subsidi," terang Anies.
Selain itu, Anies menjelaskan bahwa kebijakan tersebut tidak dapat menuntaskan masalah polusi udara dan hanya akan menambah macet jalan raya.
"Ketika kendaraan pribadi berbasis listrik, dia tidak akan menggantikan mobil yang ada di garasinya. Dia justru akan menambah jumlah mobil di jalanan, menambah kemacetan di jalanan," kata Anies.
Seperti yang diketahui, program subsidi kendaraan listrik ini sudah dimulai pada bulan April 2023.
Peraturan tersebut juga sudah tercantum dalam peraturan Menteri Keuangan nomor 38 tahun 2023 tentang pajak pertambahan nilai atas penyerahan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai roda empat tertentu, dan kendaraan bermotor listrik berbasis bus listrik tertentu yang ditanggung pemerintah dalam mensukseskan kebijakan kendaraan listrik tersebut.
Adapun anggaran insentif subsidi kendaraan listrik ini sebesar Rp7 triliun. Untuk pemberian insentif motor listrik ini sebesar Rp1,75 triliun yang akan ditujukan sebanyak 250.000 unit motor listrik.
Subsidi kendaraan listrik sebanyak 750.000 telah disiapkan sebesar Rp5,25 triliun di tahun 2024.
Baca Juga: Ganjar, Prabowo, atau Anies, Kapan PAN Menentukan Arah Dukungan di Pilpres 2024?
Kemudian anggaran tersebut juga dialokasikan kepada 800.000 motor listrik baru dan 200.000 untuk motor listrik konversi.***

Share this article
Anies Baswedan secara blak-blakan mengkritik program pemberian subsidi kendaraan listrik yang digagas oleh pemerintah.