AYOJAKARTA.COM -- Sebuah Kapal Black Pearl mengalami kerusakan kemudi dan terombang-ambing di tengah laut Kepulauan Seribu.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berhasil mengevakuasi seluruh penumpang dari kapal tersebut, termasuk awak yang berlayar.
Dilansir dari Republika.co.id, musibah yang terjadi oleh Kapal Black Pearl itu terjadi pada Jumat, 28 Oktober 2022. Kapal saat itu dari Pulau Tidung Besar, Kepulauan Seribu menuju Marina Ancol, Tanjung Priok.
Baca Juga: Terkuak Kapal Pesiar Milik Rizky Billar Cuma Endorse, Kata Pembantunya Utangnya Sampai Miliaran
Baca Juga: Pelaku Utama Penusukan Anggota TNI Ternyata Sempat Bersembunyi di Kapal
Namun, dalam pelayarannya, kapal tersebut mengalami kerusakan pada kemudi, sehingga kapal dengan total 160 orang penumpang terombang-ambing di laut.
“Alhamdulillah, seluruh penumpang sudah berhasil dievakuasi dengan selamat di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Hari ini Sabtu (29/10) akan dievakuasi lagi dengan Kapal Patroli KPLP Damaru menuju pangkalan PLP Priok,” jelas Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Capt. Mugen S Sartoto dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Sabtu, 29 Oktober 2022.
Lebih lanjut Mugen mengapresiasi, respons cepat yang dilakukan PLP Kelas I Tanjung Priok ketika mendapatkan informasi perihal keadaan yang dialami Kapal Black Pearl.
Baca Juga: Bawa 26 WNI, Kapal Ikan Bandar Nelayan 188 Setengah Tenggelam di Samudera Hindia
Baca Juga: Jadi Sponsor Baru PBSI, Kapal Api Group Merasa Bangga
PLP Kelas I Tanjung Priok mendapatkan informasi pukul 17.00 WIB bahwa ada kapal yang membawa 160 penumpang mengalami kerusakan dan terombang-ambing di laut.
”Saya mengapresiasi respon cepat yang dilakukan PLP Kelas I Tanjung Priok, mereka langsung aksi mengerahkan Kapal Patroli KPLP Damaru yang dinakhodai Capt Kasid Sunuh Wahyudi, menuju ke Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu. Setelah 15 menit tiba di lokasi tidak bisa langsung untuk evakuasi dikarenakan cuaca memburuk, sehingga baru bisa mengevakuasi seluruh penumpang pada pagi ini pukul 05.00 WIB, dan tiba di Pangkalan PLP Priok Pukul 08.40 WIB,” ujar Capt Mugen.
PLP Kelas I Tanjung Priok juga menyiapkan makanan, minuman, tenaga medis serta obat-obatan serta bus yang disiapkan untuk mengantar penumpang ke tempatnya masing-masing.*** (Republika.co.id)

Share this article
160 penumpang terombang-ambing di laut usai Kapal Black Pearl yang dinaikinya mengalami rusak kemudi.