Ferdy Sambo Bakal Lolos dari Hukuman Mati? Ini Penjelasan Kuasa Hukum Brigadir J

Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J khawatir Ferdy Sambo akan lolos dari jeratan hukuman mati atas dugaan pembunuhan berencana
Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J khawatir Ferdy Sambo akan lolos dari jeratan hukuman mati atas dugaan pembunuhan berencana

AYOJAKARTA.COM - Fakta-fakta yang terungkap pada pemeriksaan saksi di pengadilan menjadi puzzle yang mulai tersusun dari teka-teki kasus Pembunuhan Brigadir J.

Terlihat skenario terdakwa Ferdy Sambo atas kasus Pembunuhan Brigadir J nyaris sempurna.

Hal ini membuat Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J yakni Martin Lukas Simanjuntak khawatir akan menyulitkan proses pembuktian di pengadilan.

Martin Lukas khawatir tidak ada hukum kausalitas atau sebab akibat maka Ferdy Sambo berpotensi lolos dari pasal pembunuhan berencana.

Bahkan tidak divonis maksimal atas dakwaan tindak pidana pembunuhan berencana yakni dijerat hukuman mati.

Baca Juga: Waspada Covid XBB! Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas Di Luar Ruangan

Martin Lukas menegaskan agar ada hukum sebab akibat yang bisa dibuktikan.

"Harus ada kausalitas antara delik formil dan delik materil ya," jelas Martin Lukas.

"Harus bisa dibuktikan ada keterkaitannya, kalau ya tidak sulit," sambung Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J tersebut.

Martin Lukas menilai ada skenario yang dilakukan Ferdy Sambo. Jika tidak cermat dalam menilik skenario tersebut maka tidak bisa memberikan bukti yang kuat.

"Masalahnya ya, yang saya dengar ya, nanti bisa dikuatkan oleh Pak Beni, seperti selongsong peluru, proyektil itu katanya banyak yang dipabrikasi," ujar Martin Lukas.

"Makanya ini kalau tidak cermat, tidak lengkap, dan tidak bisa memberikan pembuktian yang kuat," lanjut Martin Lukas menjelaskan.

Baca Juga: Rosti Simanjuntak Ibu Brigadir J Sebut Handpone Keluarganya Sempat Diretas, Ternyata Ada Rahasia Ini?

Martin mengaku khawatir jika tidak bisa menunjukkan hukum kausalitas akan menyebabkan Ferdy Sambo lolos dari pasal pembunuhan berencana.

Ia khawatir Ferdy Sambo tidak divonis maksimal seperti pasal 340 yakni dijerat hukuman mati, atau bahkan hanya diganti seperti pasal 338 yakni maksimal 15 tahun penjara.

"Saya curiga nanti karena kausalitas inilah, bisa ada celah ya, untuk setidak-tidaknya ya minimal, yang harusnya (pasal) 340 jadi (pasal) 338," ujar Martin Lukas.

Bahkan Martin Lukas juga menyebutkan bisa saja Ferdy Sambo bebas dari jeratan hukuman karena bukti yang kurang akurat.

"Atau mungkin saja nanti, karena satu dan lain hal gitu ya, karena kurang akurat ya, dari segi kausalitas tersebut, ya mungkin saja nanti bisa bebas, kita ga tau," jelas Martin Lukas.

Baca Juga: Ricky Rizal Akui Skenario Ferdy Sambo hingga Beri Pengakuan Mengejutkan Begini, Warganet : Waktunya Jujur!

Namun, Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J berharap keputusan pengadilan bisa terbukti sesuai dakwaan primer.

"Tapi Kita berharap, kita berdoa, kita mendukung, dalam hal ini tim Jaksa Penuntut Umum yang sudah berani mendakwakan pasal 340, saya pikir ini bukan hal yang ringan, bukan hal yang main-main," ujar Martin Lukas.

"Kalau mereka (Jaksa Penuntut Umum) berani mendakwa 340,saya yakin pasti sudah didasarkan dengan alat-alat bukti yang lengkap, sehingga nantinya pada saat menuntut, dan juga diputus oleh pengadilan itu bisa terbukti sesuai dakwaan primer," sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Martin Lukas
# Brigadir J
# Ferdy Sambo

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.