AYOJAKARTA.COM – Ahmad Sahrul Ramadhan, sopir ambulans yang membawa jenazah Brigadir J dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J.
Sahrul memberikan kesaksian pada sidang pemeriksaan saksi dengan terdakwa Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Bharada Eliezer pada Senin (7/11/2022).
Dirinya mengungkap beberapa fakta yang ia temukan saat bertugas mengurusi jenazah Brigadir J.
Selama persidangan, hakim sempat menanyakan apakah Syahrul melihat luka pada jenazah Yosua.
“Luka apa yang saudara lihat ketika melihat jenazah?,” ujar hakim dalam persidangan tersebut.
Baca Juga: Waduh! Ferdy Sambo Sampai Disebut Sebagai Bos Mafia, Ketua Komnas Ham Peringatkan Penyidik Hati-Hati
Syahrul mengaku melihat luka tembak di dada Yosua dengan melihat ada sesuatu yang bolong di bagian dada Brigadir J.
Syahrul melihat satu luka tembak di tersebut saat hendak memindahkan jasad korban ke dalam kantong jenazah.
Selebihnya, Syahrul menjelaskan bahwa ia tidak melihat luka lainnya dari tubuh jenazah Yosua.
Saat hakim menanyakan lebih jauh bagian tubuh lain seperti pergelangan tangan, leher, belakang kepala Syahrul mengungkap bahwa dia tidak melihatnya karena memang sedang dalam kondisi terburu-buru.
Baca Juga: Zayn Malik Tulis Surat Untuk Perdana Menteri Inggris, Singgung Soal Kemiskinan Hingga Gizi Anak-Anak
Dilansir AyoJakarta.com dari Channel Youtube Kompas TV, berikut merupakan beberapa fakta yang diungkap oleh sopir ambulans.
- Jenazah Almarhum Brigadir J dalam posisi tergeletak di samping tangga
Saat masuk ke dalam rumah, ia mengaku kaget karena posisi di rumah tersebut banyak orang dan bahkan ada kamera.
Ia terkejut karena menemukan jenazah dalam posisi tergeletak dan berada di samping tangga.
- Jenazah Almarhum Brigadir J mengenakan masker berwarna hitam
Syahrul bersaksi bahwa ia melihat jenazah Yosua dalam keadaan ditutup dengan masker berwarna hitam
Baca Juga: Sholat Gerhana Bulan Total Malam Ini 8 November 2022, Simak Niat dan Waktunya di Seluruh Indonesia
- Terdapat luka tembak di bagian dada sebelah kiri Brigadir J
Saksi mengungkap bahwa ia melihat luka tembak di dada Yosua dengan melihat ada sesuatu yang bolong di bagian dada Brigadir J.
- Banyak darah tergenang di sekitar jenazah Almarhum Brigadir J
Saat memasuki rumah dan menuju ke lokasi, ia terkejut melihat korban tergeletak dengan darah berceceran di sekitarnya.
- Saksi mengecek nadi di leher dan tangan kiri Almarhum Brigadir J menggunakan sarung tangan lateks
Ia mengaku disuruh oleh salah satu petugas polisi yang tidak dikenalnya untuk mengecek nadi di leher dan tangan Brigadir Yosua.
Baca Juga: Ngeri! Kesaksian Sopir Ambulans Usai Evakuasi Jenazah Brigadir J : Ada Lobang di Dada Sebelah Kiri
- Saksi mengangkat jenazah Almarhum Brigadir J dibantu 3 sampai 4 petugas kepolisian di TKP
Dirinya mengaku mengangkat jenazah Yosua dengan dibantu oleh 3 sampai 4 orang polisi karena memang tubuh Brigadir J lebih besar darinya.
- Saksi menggunakan tandu untuk mengangkat tubuh jenazah
Saksi mengungkap bahwa untuk mengevakuasi jenazah Yosua, ia menggunakan tandu karena terhalang oleh beberapa mobil yang ada disana, yakni Innova dan Fortuner.
Demikian beberapa fakta terbaru kasus pembunuhan Brigadir J yang diungkap oleh sopir ambulans.***

Share this article
Syahrul melihat satu luka tembak di tersebut saat hendak memindahkan jasad korban ke dalam kantong jenazah. Dimana luka tersebut ada di dada