AYOJAKARTA.COM - Dilansir dari ayojakarta.com yang dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV pada saat sidang kesaksian Eliezer pada Kamis, 30 November 2022.
Eliezer mengungkapkan peran Putri Candrawari (istri) dari Ferdy Sambo, dimana setelah menceritakan skenario penembakan terhadap Brigadir J, Putri Candrawari sempat berbisik kepada Ferdy Sambo.
Putri Candrawari sempat mengingatkan Ferdy Sambo perihal CCTV dan sarung tangan hitam yang dikenakan oleh Ferdy.
Baca Juga: Berhasil Melindas Korea Selatan, Brazil Lolos 8 Besar Piala Dunia 2022, Ini Rekor Baru Neymar!
"Karena suara ibu pelan, tapi ibu membahas CCTV duren tiga dan sarung tangan. Ibu berbisik kepada bapak dan bapak jawab iya tenang pakai sarung tangan." Ungkap Eliezer.
Setelah kejadian penembakan, ketua RT setempat sempat menanyakan kepada Eliezer perihal kejadian tersebut.
Namun tak lama Putri Candrawari datang menghampiri ketua RT tersebut, dan Putri Candrawari menceritakan sembari menangis.
Putri mengatakan bahwa Josua telah meninggal, sontak Eliezer dan para ajudan kaget mendengar perkataan Putri.
Setelah itu sembari menangis Putri mengatakan bahwa Josua telah melakukan tindakan yang tidak pantas terhadap Putri.
"Dia udah kurang ajar dia itu, dia udah menghina harkat martabat saya dia, ucap Putri Candrawari," ungkap Eliezer.
Eliezer juga mengungkapkan bahwasanya, sebelum berbicara Putri Candrawari selalu terdiam seolah sedang memikirkan sesuatu.
Baca Juga: Update Sidang Konfrontasi: Makin Panas, Ricky Rizal Ditegur Jaksa! Jaksa: Kamu senior lho…
Baru setelah itu dia (Putri Candrawari) menatap Eliezer sembari mengatakan memang pantas mati anak itu.
"Memang harus dikasih mati anak itu, dia bilang begitu kepada saya yang mulia," ucap Eliezer.
Baru setelah itu Eliezer terdiam, tak lama dia (Ferdy Sambo) menyuruh Eliezer untuk menembak Brigadir J dengan menggadang-gadang akan menjaga Eliezer.***

Share this article
Eliezer mengungkapkan peran Putri Candrawari (istri) dari Ferdy Sambo, dimana setelah menceritakan skenario penembakan terhadap Brigadir J.