AYOJAKARTA.COM - Terdakwa pembunuhan Yosua, termasuk Ricky Rizal dan Richard Eliezer sudah mendapatkan tuntutan.
Sebelumnya diketahui jika Richard Eliezer mendapatkan tuntutan lebih berat dari Ricky Rizal.
Hal ini karena Ricky Rizal sempat menolak perintah dari Ferdy Sambo, yang akhirnya dikerjakan Richard Elizer.
Ferdy Sambo sempat memberikan perintah untuk penembakan pembunuhan Yosua pada Ricky Rizal.
Baca Juga: Kenapa Selalu Turun Hujan saat Imlek? Ternyata Ini Maknanya menurut Feng Shui dan BMKG
Namun pria dengan pangkat Bripka tersebut menolak hingga akhirnya Richard Eliezer menjadi eksekutor dalam kasus ini.
Ternyata Ricky Rizal sempat curhat pada Richard Eliezer usai eksekusi pembunuhan Yosua.
"Pada saat pasca penembakan, tanggal 9 Ricky Rizal mengatakan pada Richard Eliezer," ucap Martin Simanjuntak dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Uya Kuya TV.
Terungkap jika ternyata Ricky Rizal sudah mendapat perintah sejak dari Magelang.
Dia diminta untuk menabrakkan mobil saat berada di jalan tol ke sisi sebelah kiri.
Diduga saat itu, Yosua duduk di sebelah kiri di dalam mobil.
"Pada saat kita dari Magelang ke Jakarta pun sebenarnya saya sudah disuruh menabrakkan mobil di tol," ucap Martin Simanjuntak menirukan ucapan Ricky Rizal.
Ditegaskan lagi jika hal ini diungkap berdasarkan yang diceritakan Richard Eliezer.
"Kata Ricky Rizal ke Richard Eliezer dia cerita pasca pembunuhan," tambah Martin Simanjuntak.
Hingga muncul dugaan hal tersebut diungkapkan saat mereka sedang makan-makan meski usai melakukan pembunuhan pada Yosua.
"Mungkin ada hubungan sama makan-makan, kan habis itu makan-makan mereka," ucap kuasa hukum keluarga Yosua lagi.
Baca Juga: Nggak Ada Lawan! Cuma Bunda Corla yang Berani Begini ke Hotman Paris
Saat ditanya soal siapa yang memberi perintah, dijawab jika belum ada titik terang soal hal ini.
Terlebih soal siapa yang memberikan perintah apakah Ferdy Sambo atau Putri Candrawathi.
"Menurut saya, yang lebih dekat adalah Putri Candrawathi, ini dugaan keras saya dari Putri," tutur Martin Simanjuntak.
"(Memerintahkan) untuk menabrakkan mobil ke sebelah kiri," tandasnya mengakhiri.***

Share this article
"Pada saat kita dari Magelang ke Jakarta pun sebenarnya saya sudah disuruh menabrakkan mobil di tol," ucap Martin Simanjuntak menirukan ucap