Ngeri! Relasi Kuasa dan Power Ferdy Sambo Masih Terlihat Saat Sidang Pledoi, Simak Penjelasan Pakar Berikut

Bongkar Buku Hitam Ferdy Sambo? Jurus Lolos dari Hukuman, Kompolnas Benny Mamoto: Waspada!
Bongkar Buku Hitam Ferdy Sambo? Jurus Lolos dari Hukuman, Kompolnas Benny Mamoto: Waspada!

AYOJAKARTA.COM – Proses sidang atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J mulai menuju babak akhir.

Saat ini kelima terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J telah usai menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi.

Untuk diketahui, kelima terdakwa telah mendapatkan tuntutan dari pihak Jaksa Penuntut Umum.

Baca Juga: Nasib Ferdy Sambo di Ujung Tanduk, Jaksa Minta Hakim Untuk Tolak Pledoi Eks Kadiv Propam , Ini Alasannya

Salah satu terdakwa yang nota pembelaannya cukup menarik perhatian publik adalah Ferdy Sambo.

Bahkan nota pembelaan yang disampaikan oleh Ferdy Sambo hingga mendapat tanggapan dari Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel.

Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @jamgadangtv yang menayangkan cuplikan dari Tv One News pada (27/1/23), Reza Indragiri Amriel menilai jika Ferdy Sambo masih mencoba menunjukkan relasi kekuasaan yang ia miliki melalui nota pembelaannya tersebut.

Pakar Psikologi Forensik tersebut juga membandingkan isi nota pembelaan antara terdakwa Ferdy Sambo dengan Richard Eliezer.

Baca Juga: Merasa Kesal Usai Disebut Sebagai Transgender oleh Nikita Mirzani, Bunda Corla Tanggapi dengan Pernyataan Ini

“Yang kedua yang dicari atau dinantikan oleh hakim adalah bobot pertanggungjawaban, seberapa jauh gerangan nota pembelaan ini memuat hal ihwal terkait kesiapan terdakwa untuk bertanggung jawab. Pada konteks ini menarik, mari kita bandingkan antara nota pembelaan Richard Eliezer dengan nota pembelaan Ferdy Sambo,” ungkap Reza Indragiri.

Reza Indragiri menyebut jika dalam pledoi yang disampaikan oleh Ferdy Sambo justru terkesan menantang masyarakat untuk tawuran.

“Ferdy Sambo lewat nota pembelaan pribadinya justru tanda petik menantang masyarakat untuk tawuran karena Ferdy Sambo justru mengecam masyarakat yang sudah menghakimi dia dan keluarganya,” jelas Reza Indragiri.

Lebih lanjut ia menuturkan, “Yang sudah memberikan berbagai macam sebutan hina.”

Bahkan Reza Indragiri Amriel juga menilai jika Ferdy Sambo masih menunjukkan relasi kuasa yang ia miliki meski sudah tidak menjabat sebagai petinggi Polri.

Baca Juga: Heboh! Ibunda Norma Risma Bongkar Alasan Berselingkuh dengan Rozy, Karena Diperintah dan Diancam oleh…

“Jadi seolah-olah Ferdy Sambo ini walaupun sudah tidak lagi anggota kepolisian tapi mindset pejabatnya seperti masih bermain,” ungkap Pakar Psikologi Forensik tersebut.

“Ada kekuasaan ada power yang coba dia tunjukkan dengan sejak alinea-alinea awal ia sudah kecam masyarakat dengan seluas-luasnya,” imbuhnya.

Namun berbeda dengan nota pembelaan yang disampaikan oleh Richard Eliezer yang dinilai oleh Reza Indragiri seperti berikut.

“Sementara RE bermenit-menit beralinea-alinea, terus-menerus mengatakan permohonan maaf, permohonan maaf, permohonan maaf, terus menerus dan pihak yang paling awal dia sebut terkait dengan permohonan maaf itu adalah keluarga mendiang Brigadir J,” ujar Reza Indragiri.

“Dari situ saja kita sudah bisa menakar bahwa sekali lagi bobot pertanggungjawaban yang termaktub dalam nota pembelaan diri pribadi itu nyata terang benderang ada pada nota pembelaan Richard Eliezer,” tegas Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel.

***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kuasa
# Reza Indragiri Amriel
# Richard Eliezer
# Ferdy Sambo
# Power
# pledoi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.