AYOJAKARTA.COM--Baru-baru ini viral sebuah video yang memperihatkan ribuan ikan terdampar ke sejumlah daratan di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Fenomena ribuan ikan terdampar ke sejumlah daratan di Kepulaun Seribu membuat heboh warganet.
Warga khawatir, fenomena ribuan ikan terdampar di sejumlah daratan Kepulaun Seribu tersebut ada kaitannya dengan Gempa bumi.
Seperti yang diketahui beberapa waktu lalu Jakarta telah merasakan guncangan dari Gempa bumi.
Baca Juga: Jakarta Perlu Waspada, Sesar Baribis Aktif Disebut Picu Gempa
Gempa bumi yang berasal dari Cianjur ini membuat warga Jakarta ikut panik.
Terlebih dalam bencana alam tersebut, tercatat ratusan korban jiwa yang meninggal dunia.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube metrotvnews pada Kamis (1/12/22), membagikan informasi terkait fenomena yang sedang viral ini.
Diketahui ribuan ikan telah naik ke daratan dari Pula Onrust, Kepulauan Seribu, dan terdampar di sekitar Pantai Mutiara Pluit, Jakarta Utara serta ke pulau lainnya.
Adanya fenomena tersebut, dari pihak Pusat Meteorologi Maritim BMKG turut menanggapinya.
Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo menyebut bahwa fenomena ini terjadi kemungkinan karena perbedaan kadar oksigen dari dalam laut.
“para peneliti masih menduga pada penelitian lebih lanjut, bisa disebabkan oleh perbedaan kadar oksigen dari laut yang lebih tengah ke pesisir atau garis pantai, juga disebabkan oleh tingkat kesuburan air laut,” kata Eko Prasetyo.
“yang merupakan bagian dari rantai makanan tempat berkumpulnya ikan dan kemudian terdorong oleh arus laut atau dorongan dari energi gelombang menuju ke pesisir kemudian segerombolan ikan ini naik ke daratan,” tambahnya.
Pusat Meteorologi Maritim menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan panik karena fenomena ini bukan penyebab gempa.
“perlu penelitian lebih lanjut dan ini bukan tersebab terjadinya gempa, sekali lagi masyarakat tidak perlu panik ini bukan penyebab gempa,” ujar Eko.***

Share this article
Beredar video ribuan ikan yang terdampar ke sejumlah daratan di Kepulauan Seribu benarkah pertanda gempa, begini penjelasan BMKG