Sudah Tahu Belum? Tenaga Honorer Ternyata Bisa Langsung Diangkat PPPK Tanpa Tes, Simak Detailnya Berikut!

Sudah Tahu Belum? Tenaga Honorer Ternyata Bisa Langsung Diangkat PPPK Tanpa Tes, Simak Detailnya Berikut!
Sudah Tahu Belum? Tenaga Honorer Ternyata Bisa Langsung Diangkat PPPK Tanpa Tes, Simak Detailnya Berikut!

AYOJAKARTA.COM - Mungkin banyak yang belum tahu bahwa ternyata tenaga honorer dapat diangkat menjadi pegawai PPPK 2022 tanpa perlu melalui serangkaian tahapan yang ditetapkan pemerintah.

Kemudian sudah pasti muncul pertanyaan, siapakah yang bisa diangkat menjadi pegawai PPPK 2022 tanpa harus melalui serangkaian tahapan tersebut?

Berdasarkan informasi, honorer yang dapat langsung diangkat PPPK 2022 tanpa melalui serangkaian tahapan adalah honorer guru dengan prioritas 1 atau P1.

Baca Juga: Hari Terakhir Pendaftaran PPPK Guru 2022, Simak Tahapan Lanjutan hingga Pengumuman Resmi di Sini!

Lantas bagaimana bagi kelompok honorer di formasi tenaga Kesehatan dan tenaga teknis? Apakah juga memiliki kesempata prioritas yang sama untuk diangkat PPPK 2022? 

Seperti yang diketahi, pemerintah melakukan program pengangkatan honorer yang langsung menjadi PNS beberapa waktu lalu.

Hal tersebut sesuai dalam PP Nomor 56 Tahun 2012 Pasal 4 yang menyebutkan, pengangkatan tenaga honorer dilakukan melalui pemeriksaan kelengkapan administrasi setelah dilakukan verifikasi dan validasi oleh Tim Verifikasi dan Validasi yang dibentuk oleh Kepala BKN.

Baca Juga: Terbaru! Update Gaji PPPK 2022 Lulusan SMA dan S1, Cukup Fantastis

Akan tetapi ternyata pada tahun 2022 pengangkatan tenaga honorer hanya dapat dilakukan guna mengisi jabatan fungsional PPPK saja.

Kemudian bagaimanakah alur tahapan resmi proses pengangkatan honorer menjadi PPPK 2022 yang tanpa melalui alur tahapan tes?

Diinformasikan jika seleksi administrasi bagi kelompok peserta P1 ternyata menggunakan hasil seleksi administrasi PPPK yang dilakukan pada tahun 2021.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Berikut Update Lengkap Formasi dan Jadwal Seleksi PPPK 2022 Tenaga Kesehatan

Sedangkan untuk kelompok P2, P3, dan P4 atau umum akan dilakukan tahapan verifikasi dan juga validasi data yang akan dilakukan oleh panitia seleksi dari instansi daerah dengan 4 tahapan cara seperti berikut dilansir AyoJakarta.com dari AyoBandung.com:

  1. Panitia akan melakukan tahapan pencocokan antara kesesuaian data diri dengan NIK peserta.
  2. Panitian akan melakukan tahapan pencocokan antara kesesuaian data kualifikasi akademik dan atau sertifikat pendidik dengan kebutuhan PPPK Guru.
  3. Panitia akan melakukan pengecekkan nomor ijazah dan bidang studi pada Program Pendidikan Profesi bagi pelamar yang telah memiliki sertifikat pendidik.
  4. Panitia akan melakukan pengecekkan keabsahan dari ijazah pelamar.

Baca Juga: Cek Persyaratanmu, Hari Ini Terakhir Pendaftaran PPPK Pemerintah DIY, Tersedia 547 Formasi Tenaga Guru

Untuk proses verifikasi dan validasi data para peserta seperti yang sudah dijelaskan di atas, dilakukan oleh sistem dengan cara melakukan sinkronisasi secara otomatis maupun melalui cara manual.

Kemudian berdasarkan acuan mengenai ketentuan persiapan seleksi kompetensi PPPK 2022 yang diinformasikan oleh BKN, tenaga honorer dari sector nakes dan tenaga teknis tetap harus mengikuti ujian CAT berbasis komputer.

Setelah itu keseluruhan nilai hasil seleksi kompetensi kemudian akan dikirimkan ke SSCASN untuk dinilai dan diolah berdasarkan passing grade dan juga afirmasi.

Baca Juga: Hari Terakhir Pendaftaran ASN PPPK Guru 2022, Cek Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi di Sini

Meskipun peserta dari sektor nakes tidak bisa diangkat langsung menjadi PPPK tanpa melalui tahapan sesuai BKN, namun pihak pemerintah tetap memberikan afirmasi bagi tenaga honorer.

Hal tersebut sesuai dengan keputusan Kepmenpanrb Nomor 968 Tahun 2022, pelamar penyandang disabilitas mendapat afirmasi tambahan nilai sebesar 10% dari nilai paling tinggi kompetensi teknis, yakni 45.

Kemudian untuk pelamar yang berusia 35 tahun ke atas, memiliki masa kerja paling singkat 3 tahun secara terus menerus serta melamar di instansi tempat ia bekerja saat ini akan mendapat tambahan nilai 25% dari nilai paling tinggi kompetensi teknis yakni 113.

Baca Juga: Pemilik Akun SSCASN 2021 Tak Perlu Buat Akun Baru untuk Daftar PPPK, Simak Info Terbaru dari BKN Ini

Untuk pelamar PPPK tenaga kesehatan yang melamar di fasyankes dengan memiliki kriteria daerah terpencil dan sangat terpencil mendapat tambahan nilai 35% dari nilai paling tinggi kompetensi teknis yakni 158.

Untuk pelamar non ASN yang melamar di instansi tempat ia bekerja saat ini mendapat afirmasi tambahan nilai 15% dari nilai paling tinggi kompetensi teknis yakni 68.

Lalu untuk pelamar yang sedang dan atau telah melaksanakan pengabdian dari Kemenkes yakni berupa Penugasan Khusus di DTPK, Pegawai Tidak Tetap (PTT pusat), Nusantara Sehat Individu, Nusantara Sehat berbasis Tim, atau Wajib Kerja Dokter Spesialis/Pendayagunaan Dokter Spesialis mendapat tambahan nilai 5% dari nilai paling tinggi kompetensi teknis sebesar 23.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat! Berikut Informasi Pemutakhiran Data Tenaga Kesehatan Non ASN tahap II PPPK Tahun 2022

Kemudian apabila honorer PPPK tenaga kesehatan mendapatkan afirmasi kumulatif dari syarat-syarat yang telah disebutkan di atas, akan diberikan nilai kompetensi teknis yang tidak lebih dari nilai paling tinggi sebesar 100%.

Begitulah informasi mengenai tenaga honorer yang berkesempatan bisa diangkat menjadi PPPK 2022 tanpa tes dengan cara melalui tahapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yakni khusus bagi pelamar prioritas 1 (P1) guru saja.***

*Disclaimer: Artikel ini sebelumnya tayang di AyoBandung.com dengan judul "Honorer Bisa Diangkat PPPK 2022 Tanpa Tes, Ini Tahapan Resmi dari Pemerintah".

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# honorer guru
# PPPK 2022
# honorer
# PPPK
# tenaga honorer
# BKN

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.