AYOJAKARTA.COM - Setelah melalui babak drama, kasus pembunuhan Brigadir J menemukan titik terang.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo kini telah mengungkapkan dalang dibalik pembunuhan berancana ini.
Tersangka otak dari tewasnya Brigadir J, ialah atasannya sendiri, yakni Irjen Ferdy Sambo.
Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Brigadir J di rumah dinasnya, Duren Tiga, Jaksel pada 7 Juli 2022.
Baca Juga: Link Live Streaming dan Jadwal Semifinal Piala AFF U-16 2022 Antara Timnas Indonesia U-16 Vs Myanmar
Dalam keterangannya yang dikutip dari Seputar Tangsel, Kapolri menjelaskan bahwa Ferdy Sambo telah memerintahkan Bharada E atau Eliezer untuk menembak Brigadir J.
Kemudian agar seolah-olah terjadi tembak menembak seperti yang dilaporkan, Ferdy Sambo mengambil senjata Brigadir J.
Ferdy Sambo menembakkan senjata Brigadir J ke tembok agar seolah-olah terjadi tembak menembak.
Sebelumnya Bareskrim juga telah menetapkan tiga orang tersangka termasuk sopir dan ajudan istri Ferdy Sambo.
Baca Juga: Jadwal BRI Liga 1 2022/2023 Pekan keempat , Ada 5 Laga Disiarkan Langsung Indosiar
Ketiga tersangka tersebut adalah Bharada E atau Eliezer, Brigadir RR atai Ricky Reza dan Bharada K yang juga sopir istri Ferdy Sambo.
Bharada E telah ditetapkan tersangka dengan sangkaan pembunuhan.
Lamanya penetapan tersangka tewasnya Brigadir J membuat banyak isu liar yang berkembang di masyarakat.
Bahkan beberapa isu dikaitkan dengan hubungan asmara Ferdy Sambo dengan orang ketiga.
Sebelumnya Kapolri juga telah menonaktifkan Ferdy Sambo dan memutasi 15 personel polisi yang terlibat dalam persekongkolan pembunuhan Brigadir J.
Ferdy Sambo sebelumnya juga menjalani pemeriksaan terhadap ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP.
Dalam penjelasannya Kadiv Humas Polri Irjen Dedy Prasetyo mengatakan bahwa pemeriksaan Ferdy Sambo dalam pelanggaran etik penanganan TKP pembunuhan Brigadir J. ***

Share this article
Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Brigadir J di rumah dinasnya, Duren Tiga, Jaksel pada 7 Juli 2022.