AYOJAKARTA.COM—Memasuki bulan Agustus beragam lomba digelar masyarakat Indonesia di setiap pelosok tanah air. Tua, muda, remaja antusias menyambut hiburan lomba-lomba ini karena seru, menghebohkan, dan hadiahnya bikin penasaran.
Aneka lomba digelar pemuda-pemudi di wilayahnya masing-masing biasanya selain untuk menyambut kemerdekaan Republik Indonesia juga sebagai perekat semangat kebersamaan antar warga.
Dari beragam lomba yang banyak digelar menyambut Kemerdekaan RI ada satu lomba yng khas dan menjadi tradisi saat Agustusan. Apakah itu?
Lomba panjat pinang namanya, satu dari sekian lomba sambut Agustusan yang wajib dan menjadi tradisi di masyarakat.
Namun sebenarnya bagaimana sejarah panjat pinang, bagaimana cara bermainnya dan apa saja lombanya?. Berikut informasi yang kami rangkum dari berbagai sumber, semoga dapat bermanfaat.
Sejarah Panjat Pindang
Panjat pinang berasal dari zaman penjajahan Belanda dulu. Lomba panjat pinang diadakan oleh orang Belanda jika sedang mengadakan acara besar seperti hajatan, pernikahan, dan lain-lain. Peserta yang mengikuti lomba ini adalah orang-orang pribumi.
Panjat Pinang ini juga erat kaitannya dalam budaya Tionghoa.
Perayaan ini tercatat pertama kali pada masa Dinasi Ming (1368-1644). Awalnya panjat pinang ini merupakan sebuah permainan tradisional yang populer di China, dengan nama qiang gu.
Baca Juga: Daftar Lengkap Hari Libur Agustus 2022 Beserta Hari Besar Nasional dan Internasional
Namun, permainan panjat pinang ini saat Dinasti Qing pernah dilarang pemerintah karena sering menimbulkan korban jiwa. Sewaktu Taiwan berada di bawah pendudukan Jepang, panjat pinang mulai dipraktikkan lagi di beberapa tempat di Taiwan berkaitan dengan perayaan Festival Hantu. Panjat pinang masih dijadikan satu permainan tradisi di berbagai lokasi di Taiwan dan sangat populer di Fujian, Guangdong, Taiwan.
Kemudian, menjadi tradisi untuk menyambut kemerdekaan RI setiap tanggal 17 Agustus di Indonesia, yang lestari sampai kini.
Cara Bermain Panjat Pinang
Untuk bermain panjat pinang, bahan yang paling utama adalah pohon pinang, biasanya setinggi 6,4 meter. Pohon pinang ini sebelumnya dibersihkan dulu, kemudian diolesi pelumas, minyak biar licin. Pada bagian pucuk pohon digantungi beragam hadiah atau barang. Kemudian pohon itu ditanam di dalam tanah agak dalam biar tidak roboh. kadang lomba Panjat Pinang digelar di lapangan, ataupun tanah lumpur yang becek.
Dalam bermain umumnya sistem beregu 4-5 orang, jadi satu regu awalnya diwakili satu orang untuk memanjat Pohon pinang itu. Sementara rekan-rekan satu timya membantu mendorong dari bawah agar teman tersebut berhasil meraih puncak.
Di sinilah bagian terseru dari panjat pinang. Adu kekompakan, kekuatan dan kecerdikan harus dilakukan untuk menaklukan pinang yang super licin itu. Sering ditemui pemandangan lucu dalam Panjat Pinang ini, tak jarang momen para peserta jatuh, roboh dan saling menimpa bikin heboh yang menontonnya. Pun momen konyol ketika celana peserta bisa melorot saat sedang asyik panjat pinang.
Baca Juga: Viral Penghulu Ganteng Nikahkan Pengantin, Netizen : Spill Instagram Penghulunya Dong !
Namun rasa capek, jengkel, penasaran akan terganti puas dan bahagia ketika ada yang berhasil mengambil hadiah di pucuk pohon. Momen bahagia ketika di puncak mampu menyabet semua hadiah yang ada dan menjatuhkannya ke bawah, untuk dibagi dengan anggota timnya.
Di balik Panjat pinang ini ternyata ada makna yang sangat kuat, terlebih bila dikaitkan dengan kemerdekan. Hal ini tak lepas dari tingginya pohon pinang yang harus dipanjat, bagaimana kerja keras untuk bisa naik sampai puncak dan mengambil hadiah tergantung di pucuk pohon.
Seperti perjuangan memperebutkan kemerdekaan dengan simbolisasi puncak Pinang, membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang begitu panjang, banyak hambatan dan kendala yang luar biasa.
Apa saja hadiah dalam lomba Panjat Pinang?
Banyak hadiah dalam panjat pinang ini, mulai yang murah hingga mahal. Biasanya aneka peralatan dapur yang akan membuat emak-emak senang, ada panci, sapu, kemoceng, perlengkapan serba plastik, ember. Ada juga mainan anak, tas, peralatan sekolah, sandal, sepeda.
Tak tanggung-tanggung, kadang panitia lomba menyediakan hadiah wah, seperti kipas angin, DVD player, TV yang harganya lumayan menghibur. Tapi tenang saja, hadiah-hadiah ini tidak ikut digantung di pucuk pohon, melainkan hanya kardusnya saja atau simbolisasi tulisan semata.
Seru kan permainan tradisional panjat pinang ini. Pastinya dapat lebih menjadi hiburan saat menyambut Kemerdekaan RI ke-77 di masyarakat. Selamat berlomba!

Share this article
Dari beragam lomba yang banyak digelar menyambut Kemerdekaan RI ada satu lomba yng khas dan menjadi tradisi Agustusan yakni Panjat Pinang