AYOAJAKARTA.COM - Pemerintah membuka kesempatan besar bagi para honorer untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (ASN) melalui seleksi PPPK tahun 2024.
Namun sayangnya, tidak semua honorer memiliki peluang yang sama. Ada tiga kelompok besar honorer yang mengikuti seleksi ini, yaitu:
1. Tenaga Honorer Kategori Dua (THK-II): Mereka yang masuk dalam kategori ini adalah yang paling diprioritaskan.
2. Honorer yang sudah terdaftar di database BKN: Mereka yang sudah terdaftar di Badan Kepegawaian Negara (BKN) memiliki prioritas kedua.
3. Honorer yang belum terdaftar di database BKN: Mereka yang belum terdaftar di BKN memiliki prioritas terakhir.
Lantas bagaimanakah penentuan kelulusan?
Untuk menentukan siapa yang lolos, pemerintah menggunakan sistem peringkat. Semakin tinggi peringkat seseorang, semakin besar peluangnya untuk menjadi ASN.
Baca Juga: Siapa yang Bisa Daftar KJP Plus? Simak Syarat dan Hal yang Harus Dilakukan agar Cair
Peringkat ini ditentukan berdasarkan beberapa faktor, seperti:
1. Pengalaman kerja: Semakin lama pengalaman bekerja, semakin baik.
2. Pendidikan: Tingkat pendidikan juga menjadi pertimbangan.
3. Hasil tes: Nilai yang diperoleh dalam tes seleksi juga mempengaruhi peringkat.
Adapun contoh sederhana perangkingan honorer menjadi ASN 2024 adalah sebagai berikut.
Misalnya, ada 25 lowongan dan 80 pelamar. Dari 80 pelamar itu, 10 orang adalah THK-II, 50 orang sudah terdaftar di BKN, dan 20 orang belum terdaftar.
Dalam kasus ini, kemungkinan besar 10 orang THK-II akan lolos terlebih dahulu karena mereka memiliki prioritas tertinggi.
Setelah itu, baru 15 orang dari mereka yang sudah terdaftar di BKN yang akan lolos. Sisanya, 5 orang, akan diisi oleh mereka yang belum terdaftar.
Baca Juga: Libur Akhir Tahun segera Tiba, Kamu Layak Coba 9 Ide Usaha Ini untuk Panen Cuan!
Bagi para honorer, terutama THK-II, seleksi PPPK tahun 2024 ini adalah kesempatan emas untuk menjadi ASN.
Namun, bagi honorer yang belum terdaftar di BKN, jangan berkecil hati. Tetap persiapkan diri sebaik mungkin dan ikuti semua tahapan seleksi.
Share this article
Pemerintah menggunakan sistem peringkat. Semakin tinggi peringkat seseorang, semakin besar peluangnya untuk menjadi ASN.