BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Ribuan calon jemaah haji Kabupaten Bandung terancam batal berangkat akibat pandemi virus corona baru yang membuat Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara tamu dari luar negeri, termasuk untuk kepentingan ibadah.
Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, Isak Asnawi mengatakan, terdapat 2.539 calon jemaah haji yang rencananya akan berangkat tahun ini. Dari 2.539 jemaah tersebut 1.750 calon jemaah haji telah melakukan pelunasan, sisanya masih dalam proses pelunasan.
AYO BACA : Update Covid-19 : Pasien Terinfeksi 4.241 Orang, Sembuh 359 Orang
"Sampai sekarang belum ada kejelasan dari pemerintah Arab Saudi terkait haji 2020," tutur Isak, Minggu (12/4/2020).
Selain itu, saat ini juga ada penghentian sementara pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji oleh Dinas Kesehatan yang membuat proses pelunasan kepada bank terhambat.
AYO BACA : Ridwan Kamil Siapkan Surat Pengajuan PSBB Bandung Raya
Hal tersebut menyebabkan calon jemaah haji tidak bisa melakukan pelunasan kepada bank, mengingat sistem pelunasan sudah terintegerasi dengan pemeriksaan kesehatan.
"Kalau sudah dilakukan pemeriksaan, maka secara otomatis pembayaran bank akan terbuka, kalau belum ya tidak bisa bayar," ungkapnya.
Walau demikian, proses manasik haji tetap dilakukan, namun dengan cara daring, mengingat saat pandemi tidak boleh ada kegiatan yang melibatkan orang banyak. Calon jemaah hanya diharuskan mengakses situs Kemenag RI yang akan memandu manasik secara daring. (Mildan Abdalloh)
AYO BACA : Positif Covid-19 di Kota Bogor Bertambah 6 Pasien

Share this article
Terdapat 2.539 calon jemaah haji yang rencananya akan berangkat tahun ini.