Pro dan Kontra DME, Energi Ramah Lingkungan atau Justru Tambah Emisi?

Ilustrasi Masak Pakai Gas DME (Sumber: Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi Masak Pakai Gas DME (Sumber: Pixabay/StockSnap)

AYOJAKARTA.COM - Dimethyl Ether (DME) kini menjadi sorotan dalam wacana transisi energi Indonesia. Pemerintah menilai, bahan bakar ini dapat menggantikan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan mengurangi ketergantungan impor yang kini mencapai 80%.

Namun, di balik potensinya, proyek DME menuai pro dan kontra, terutama soal dampak lingkungan dan keekonomiannya. Proyek hilirisasi batubara menjadi DME rencananya digarap PT Bukit Asam Tbk dengan investasi sekitar USD 2,4 miliar.

Kapasitas produksi diproyeksikan mencapai 1,4 juta ton DME per tahun, menggunakan sekitar 6 juta ton batubara. Pemerintah mengklaim proyek ini dapat menghemat pengeluaran negara hingga Rp8,7 triliun per tahun.

Baca Juga: Masak Pakai DME, Apakah Kompor Gas Lama Masih Bisa Dipakai?

Namun, laporan Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) justru menilai proyek ini berpotensi merugi Rp5,3 triliun per tahun akibat tingginya biaya produksi.

Dari sisi lingkungan, sejumlah lembaga menilai proyek DME justru dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca (GRK). Proses gasifikasi batubara menghasilkan CO₂ dalam jumlah besar, terutama jika tanpa teknologi Carbon Capture and Storage (CCS).

Institute for Essential Services Reform (IESR) menyebutkan, DME dari batubara dapat menghasilkan emisi lebih tinggi dibandingkan LPG jika diproduksi tanpa CCS.

Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa, menilai mundurnya Air Products and Chemicals Inc. (APC) dari proyek DME merupakan langkah tepat.

Baca Juga: Siap jadi Pengganti LPG, Kajian Investasi Danantara di Proyek DME dengan Bahan Baku Batu Bara Kalori Rendah Segera Selesai

Menurutnya, keekonomian proyek tidak masuk akal di tengah naiknya harga batubara dan kebutuhan investasi tambahan untuk teknologi penangkap karbon.

Fabby menilai, langkah lebih efisien adalah mempercepat konversi dari kompor gas ke kompor listrik induksi yang ramah lingkungan dan hemat biaya.

Hasil kajian IESR menunjukkan, penggunaan kompor listrik induksi bisa menekan emisi hingga 46% pada 2030, dibanding penggunaan DME tanpa CCS. Selain itu, biaya operasional kompor listrik dapat lebih hemat hingga 47% per tahun dibandingkan kompor gas non-subsidi.

Dengan dukungan bauran energi terbarukan di atas 50%, elektrifikasi dapur rumah tangga berpotensi menjadi solusi nyata dalam menekan emisi sektor rumah tangga.

Baca Juga: Dari Batu Bara Jadi Gas Masak, Begini Proses Canggih Produksi DME

Meski begitu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan, proyek DME tetap akan dievaluasi agar lebih efisien dan berteknologi maju.

Pemerintah berharap, jika dijalankan dengan strategi tepat, DME dapat tetap berperan dalam memperkuat ketahanan energi tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# lingkungan
# proyek
# DME

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.