Diklaim Bahan Bakar Generasi Baru, Apa Bedanya Bobibos dengan Etanol?

Bahan Bakar Bobibos. (Sumber: Instagram.com/@bobibos_)
Bahan Bakar Bobibos. (Sumber: Instagram.com/@bobibos_)

AYOJAKARTA.COM - Inovasi energi baru terus bermunculan, dan salah satu yang paling menarik perhatian publik adalah Bobibos, bahan bakar nabati yang disebut-sebut mampu menjadi alternatif pengganti BBM fosil.

Meski banyak yang menyamakan Bobibos dengan etanol, pihak pengembang menegaskan bahwa keduanya sama sekali berbeda, baik dari segi bahan baku maupun teknologi produksinya.

Founder Bobibos menjelaskan, “BOBIBOS bukan etanol. Teknologinya berbeda, bahannya berbeda, dan kami sudah diskusi dengan Kementerian ESDM.”

Baca Juga: Spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 8 Bocor, Ada 3 Upgrade Besar yang Bisa Bikin iPhone Fold Kalah Start?

Bobibos menggunakan jerami sebagai biomassa, bukan tebu, singkong, maupun fermentasi alkohol seperti etanol pada umumnya. Proses konversinya pun berbeda total, karena tidak melibatkan jalur produksi biofuel tradisional.

Salah satu klaim terbesar Bobibos adalah tingginya nilai oktan. Dalam uji resmi di Lemigas, bahan bakar ini mencatat RON 98,1, setara bahkan sedikit lebih tinggi dari kelas premium seperti Pertamax Turbo.

Hal ini membuatnya digadang sebagai bahan bakar generasi baru yang lebih bersih dan efisien. Menurut pihak Bobibos, inovasi ini murni lahir dari kreativitas anak bangsa.

“Dari limbah jerami menjadi energi berkualitas tinggi,” ujar founder dalam pernyataannya di akun Instagram @bobibos_. Kendati performanya menjanjikan, Bobibos belum bisa diedarkan secara massal.

Baca Juga: Catat! 11 Ruas Jalan Ini Aakan Ditutup Pada 23 November 2025 Dalam Rangka Pertamina Ecorunfest

Kementerian ESDM menegaskan bahwa setiap jenis BBM baru wajib melalui proses uji ketat selama minimal delapan bulan untuk memastikan keamanan mesin, emisi, dan standar teknis.

Plt Kepala Lemigas, Noor Arifin Muhammad, mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi setiap inovasi energi baru. Namun proses validasi tetap perlu melalui tahapan lengkap: uji laboratorium, engine test bench, uji jalan, hingga penyusunan rekomendasi teknis.

Founder Bobibos pun menyambut baik proses ini. Ia menyatakan siap mengikuti seluruh arahan regulator demi memastikan legalitas dan keselamatan pengguna.

Salah satu tantangan terbesar Bobibos adalah ketiadaan parameter resmi di Kementerian ESDM untuk produk yang teknologinya benar-benar baru ini.

Baca Juga: 5 Alasan Penyebab PKS Tolak Raperda Penataan Wilayah Jakarta, Salah Satunya Ada Potensi Sengketa Pertanahan

“Sampai hari ini ESDM belum memiliki parameter resmi untuk kategori bahan bakar seperti Bobibos,” ungkap pengembang. Karena itulah, perlu forum diskusi melibatkan produsen mesin, regulator, kampus, dan peneliti agar parameter dan metode uji dapat dirumuskan.

Istilah “biogasoline” bahkan baru disepakati untuk produk pengganti bensin, sementara varian pengganti solar masih dalam pembahasan. Bobibos menawarkan terobosan menarik yaitu bahan bakar berbasis jerami dengan oktan tinggi dan emisi rendah.

Namun sebelum benar-benar menjadi solusi energi baru, produk ini harus melewati pengujian panjang dan penyusunan standar teknis yang belum tersedia. Terobosan besar ini siap diuji, namun masih harus membuktikan diri di hadapan regulator dan industri.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kementerian ESDM
# bahan bakar
# Bobibos

Berita Terkait

News Update

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.

Sport

Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di JIS, Pramono Anung: ASN Boleh Nonton Asal Pekerjaan Tak Terganggu!

ASN Jakarta yang ikut nobar tidak boleh mengganggu pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Jakarta Timur

Truk Molen Nyangkut di Kolong Jembatan Matraman, Pramono Geram Minta Izin Mengemudi Sopir Dicabut Jika Terbukti Lalai

Diduga sopir truk tersebut tengah bermain HP saat berkendara hingga menabrak Jembatan Matraman, Kamis (17/7) dini hari.