Harga Tiket Kereta Khusus Petani dan Pedagang Rute Rangkasbitung-Merak, Murah Meriah!

KAI Luncurkan Kereta Khusus Petani dan Pedagang. (Sumber: Instagram.com/@bumn_id)
KAI Luncurkan Kereta Khusus Petani dan Pedagang. (Sumber: Instagram.com/@bumn_id)

AYOJAKARTA.COM - Kabar baik datang untuk para petani dan pedagang di wilayah Banten. Mulai Senin, 1 Desember 2025, layanan Kereta Khusus Petani dan Pedagang resmi beroperasi di rute Rangkasbitung–Merak.

Layanan ini merupakan terobosan KAI Commuter untuk membantu mobilitas masyarakat produktif, khususnya mereka yang mengandalkan distribusi hasil panen serta kebutuhan perdagangan sehari-hari.

Kehadiran kereta ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan efisiensi kegiatan distribusi. Kereta khusus ini dirangkaikan pada KA Lokal/Commuter Line Merak dan menyediakan 73 tempat duduk.

Baca Juga: iPhone Fold vs Galaxy Z Fold 8, Siapa yang Bakal Jadi Raja HP Lipat di Masa Depan?

Dalam sehari, tersedia 7 perjalanan bolak-balik, dengan jadwal mengikuti perjalanan KA Lokal Merak dari Stasiun Rangkasbitung. Dengan armada yang cukup, layanan ini memungkinkan para petani mengirim hasil pertanian dengan lebih cepat dan pedagang dapat memenuhi kebutuhan pasokan tanpa harus mengeluarkan biaya logistik besar.

Agar bisa menggunakan layanan khusus ini, KAI menerapkan sistem registrasi. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa petani dan pedagang cukup datang ke loket yang sudah disediakan untuk melakukan registrasi gratis.

Prosesnya mudah yaitu bawa kartu identitas, isi formulir, lalu tunggu verifikasi singkat dari petugas. Setelah itu, pengguna akan menerima kartu khusus yang nantinya digunakan untuk pemesanan tiket.

Kartu tersebut memungkinkan pemiliknya membeli tiket mulai H-7 sebelum keberangkatan di seluruh stasiun yang dilalui KA Lokal Merak.

Baca Juga: Mengenal Ileus Paralitik, Penyakit yang Diderita Nita Vior Pasca Lahirkan Anak Pertama

Meski demikian, masyarakat umum yang belum melakukan registrasi tetap bisa membeli tiket kereta pedagang dan petani pada hari keberangkatan, selama tiket masih tersedia.

Untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan perjalanan, KAI juga menetapkan beberapa aturan terkait barang bawaan. Setiap petani atau pedagang diperbolehkan membawa maksimal 2 koli atau 2 tentengan, dengan ukuran maksimal 100 cm x 40 cm x 30 cm per koli.

Barang yang mudah terbakar, berbau menyengat, hewan ternak, serta senjata tajam dilarang dibawa ke dalam kereta. Aturan ini diterapkan untuk menciptakan lingkungan perjalanan yang aman bagi semua pengguna layanan.

Dengan semua kemudahan ini, kereta khusus petani dan pedagang menjadi fasilitas yang sangat membantu dalam memperlancar roda ekonomi masyarakat Banten, khususnya di lini pertanian dan perdagangan tradisional.

Baca Juga: Layanan Gratis Masuk Monas! Kesempatan Liburan Hemat di Ibu Kota, Catat Syarat dan Ketentuannya

Akses yang lebih murah dan mudah tentu menjadi angin segar bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang bergantung pada transportasi massal untuk mendukung aktivitas mereka.

Harga Tiket Kereta Khusus Petani dan Pedagang

Petani dan pedagang cukup membayar Rp3.000, sudah termasuk untuk penumpangnya dan barang bawaannya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pedagang
# petani
# kereta

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.