Sumur Minyak Timor Leste Hampir Kering, Bobibos Bisa Jadi Solusi Krisis Energi?

Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan dari Jerami. (Sumber: Chat GPT)
Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan dari Jerami. (Sumber: Chat GPT)

AYOJAKARTA.COM - Kondisi ekonomi Timor Leste kembali menjadi sorotan setelah pengamat ekonomi Bennix mengungkap potensi krisis serius yang mengancam negara tetangga Indonesia tersebut.

Dalam analisanya di kanal YouTube, Bennix menilai Timor Leste berada di jalur berbahaya akibat ketergantungan ekstrem pada sektor minyak dan gas (migas), ditambah tata kelola fiskal yang dinilai tidak berkelanjutan.

“Negara ini sebentar lagi bakal bangkrut dan terancam jadi negara paling miskin di Asia,” ujar Bennix.

Sejak merdeka pada 2002, Timor Leste memang menggantungkan pendapatan negaranya dari ladang migas Bayu Undan.

Masalahnya, ketergantungan itu tidak diimbangi dengan diversifikasi ekonomi yang memadai.

Menurut Bennix, sekitar 80 persen pendapatan negara Timor Leste berasal dari migas.

Kondisi ini menjadi sangat berisiko ketika ladang Bayu Undan resmi berhenti berproduksi sejak Juni 2025 karena cadangannya menipis.

Dampaknya langsung terasa pada keuangan negara. Pada 2024, pendapatan migas masih tercatat sekitar USD 85 juta, namun pada 2025 anjlok lebih dari 90 persen menjadi hanya sekitar USD 6 juta.

“Penghasilan negara turun 90 persen karena sumur minyaknya kering. Ini tragedi ekonomi,” tegas Bennix.

Untuk menutup defisit anggaran, pemerintah Timor Leste selama ini mengandalkan Petroleum Fund, sovereign wealth fund yang dibentuk dari hasil migas.

Namun, dana ini terus terkuras. Aset Petroleum Fund kini diperkirakan hanya tersisa USD 18–19 miliar, sementara belanja negara mencapai USD 2,6 miliar per tahun.

“Kalau hitungannya sederhana, dana itu bisa habis dalam 7 sampai 8 tahun,” jelas Bennix, yang memperkirakan potensi kolaps bisa terjadi sekitar 2033 jika tidak ada perubahan kebijakan.

Di tengah ancaman krisis energi dan fiskal tersebut, muncul inisiatif dari sektor energi baru terbarukan.

Perusahaan BOBIBOS mengumumkan rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sekaligus percepatan produksi bahan bakar berbasis bioenergi di Timor Leste.

Bahan bakar ini diklaim berasal dari jerami dan diproduksi di fasilitas bio manufaktur lokal.

Menariknya, lokasi pabrik BOBIBOS kini sudah dapat diakses publik melalui Google Maps.

Langkah ini disebut sebagai bentuk transparansi sekaligus penegasan bahwa proyek telah memasuki tahap konkret.

Rencananya, produk bahan bakar bio ini akan diluncurkan pada Februari 2026, meski tanggal pastinya belum diumumkan.

Saat ini, tim engineer BOBIBOS disebut tengah melakukan instalasi peralatan, pengujian sistem, hingga analisis spesifikasi jerami sebagai bahan baku bensin dan solar.

Jika berhasil, kehadiran BOBIBOS dinilai bisa menjadi alternatif solusi krisis energi sekaligus membuka babak baru transisi Timor Leste menuju energi nonmigas yang lebih berkelanjutan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bobibos
# migas
# Bennix
# Timor Leste

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.