AYOJAKARTA.COM-- Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Oleh Soleh meminta pemerintah serius membahas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon bersama Komisi I DPR. Salah satunya tekait opsi penarikan pasukan dari United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Menurut Oleh Soleh, insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian ini merupakan persoalan serius yang tidak bisa dianggap sepele.
“Ini bukan sekadar insiden biasa. Gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian adalah persoalan serius yang harus menjadi perhatian khusus negara,” tegas Oleh Soleh di Jakarta, Senin 6 April 2026.

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut harus ditangani secara komprehensif dan transparan. Untuk itulah, kata Oleh Soleh, masalah tersebut perlu dibahas khusus antara pemerintah dengan Komisi I DPR.
Dalam pembahasan itu akan muncul sejumlah opsi yang bisa dilakukan. "Salah satunya, kemungkinan penarikan seluruh prajurit TNI dari misi UNIFIL. Intinya, penugasan ini harus dievaluasi secara serius menyusul gugurnya tiga prajurit kita,” tegasnya.
Ia menyatakan, serangan yang diduga dilakukan oleh pihak Israel terhadap prajurit TNI tersebut harus menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penugasan TNI dalam misi UNIFIL di Lebanon.

Lebih jauh, Oleh Soleh menilai kasus ini menjadi tamparan keras bagi Indonesia terkait keterlibatannya dalam misi perdamaian internasional, termasuk dalam kerangka Board of Peace (BoP).
Ia mengingatkan bahwa jika Indonesia mengirim pasukan melalui skema tersebut ke wilayah konflik lain seperti Gaza, maka risiko serupa tidak dapat diabaikan.
“Ke depan, pemerintah harus benar-benar memperhitungkan aspek keamanan dan keselamatan prajurit sebelum memutuskan keterlibatan dalam misi perdamaian di wilayah konflik aktif,” pungkasnya.

Share this article
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Oleh Soleh meminta pemerintah serius membahas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon bersama Komisi I DPR.