Bandingkan Harga Laptop Instansi Lain, Nadiem Makarim Klaim Selamatkan Uang Negara Rp3,6 Triliun

Mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim. (Sumber: Instagram.com/@nadiemmakarim)
Mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim. (Sumber: Instagram.com/@nadiemmakarim)
Poin Penting
  • Nadiem Makarim sebut proyek laptop Chromebook menghemat anggaran negara Rp3,9 triliun karena sistemnya murah.

  • Jaksa menolak klaim hemat itu dan menyebutnya asumsi kosong untuk menutupi kejahatan kerah putih atau fraud.

  • Eks Menteri Pendidikan itu dituntut 18 tahun penjara atas kasus pengadaan yang merugikan negara Rp1,98 triliun.

AYOJAKARTA.COM - Isu pemborosan anggaran pemerintah selalu menjadi topik hangat yang memicu reaksi publik.

Dalam pusaran kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek periode 2019–2022, mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim melontarkan pembelaan yang cukup berani.

Di tengah tuntutan hukum yang menjeratnya, Nadiem Makarim mengeklaim bahwa proyek digitalisasi pendidikan tersebut justru merupakan langkah efisiensi yang masif.

Dalam nota pembelaannya (pleidoi), Nadiem Makarim mengeklaim bahwa proyek pengadaan Chromebook tersebut telah berhasil menghemat pengeluaran negara hingga Rp3,9 triliun.

Angka ini didasarkan pada argumen bahwa pemilihan perangkat dengan spesifikasi Chrome OS jauh lebih ekonomis dibandingkan standar pengadaan laptop di lembaga atau instansi negara lain yang seringkali jauh lebih mahal.

Langkah Nadiem yang membandingkan efisiensi proyeknya dengan potensi pemborosan di lembaga lain menarik perhatian audiens yang kritis terhadap penggunaan APBN.

Bagi pendukung narasi efisiensi, klaim ini menunjukkan upaya menteri muda tersebut untuk mendobrak pola pengadaan barang tradisional yang cenderung mahal dan tidak efektif.

Ia menekankan bahwa perintah "Go ahead with Chromebook" dan penggunaan Chrome Device Management (CDM) adalah kunci dari penghematan tersebut.

Tuduhan Jaksa: "Asumsi Kosong" dan Strategi Kerah Putih

Namun, klaim penghematan triliunan rupiah ini ditolak mentah-mentah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Jaksa menyebut pembelaan Nadiem sebagai "asumsi kosong" yang sengaja dibangun untuk membentuk opini publik, karena dianggap tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan bertentangan dengan fakta di persidangan.

Jaksa justru meyakini bahwa Nadiem menjalankan strategi white collar crime atau kejahatan kerah putih.

"Terdakwa menjalankan strategi white collar crime, dalam hal ini adalah fraud, yaitu setelah PT AKAB menerima uang yang ditransfer Google, kemudian terdakwa menyetujui untuk memanipulasi pencatatan yang tidak sesuai dengan transaksi sebenarnya," kata jaksa saat membacakan replik di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa, 9 Juni 2026.

Modus yang dituduhkan adalah manipulasi pencatatan transaksi dan penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri sendiri dan korporasi.

Total kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp1,98 triliun.

Realita Hukum dan Tuntutan 18 Tahun

Di balik narasi penyelamatan uang negara tersebut, Nadiem kini menghadapi tuntutan hukum yang sangat berat.

Jaksa menuntut Nadiem dengan hukuman 18 tahun penjara serta denda Rp1 miliar.

Selain itu, ia diwajibkan membayar uang pengganti senilai triliunan rupiah atas dugaan peningkatan harta kekayaan yang tidak wajar selama menjabat.

Sejumlah vendor besar seperti PT Acer Indonesia, PT Evercoss, dan PT Bhinneka juga terseret dalam daftar pihak yang diuntungkan dari proyek ini.

Pertarungan narasi antara "penyelamatan anggaran" versi Nadiem dan "korupsi sistematis" versi jaksa kini menjadi ujian besar bagi transparansi pengadaan barang dan jasa di Indonesia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pendidikan
# Chromebook
# Nadiem Makarim

Berita Terkait

News Update

News

PNM Green Impact Perkuat Pelestarian Pesisir Lewat Penanaman 22.000 Pohon Mangrove

PNM menanam 22.000 pohon mangrove di 18 kawasan pesisir Indonesia untuk menjaga lingkungan dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Nasional

Menelusuri Sosok Don Ritto dan Hubungannya dengan Febrie Adriansyah

Don Ritto diduga jadi pengelola 20 perusahaan dan aset TPPU milik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pihak Don Ritto membantah keterkaitan aset Rp60 miliar dan bersiap mengajukan praperadilan.

Nasional

Daftar Perusahaan yang Diduga Terhubung dengan Febrie Adriansyah dan Don Ritto

Polisi memetakan 20 perusahaan yang terhubung dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto, termasuk PT Hutama Indo Tara dan PT Tribhakti Inspektama dalam skandal pasokan batu bara.

Bisnis

LinkUMKM BRI Bantu Sahate Perluas Pasar, Produk Kini Bidik Denmark dan Hong Kong

Sahate, UMKM camilan sehat asal Bandung, berkembang bersama LinkUMKM BRI hingga membuka peluang ekspor ke Denmark dan Hong Kong.

Nasional

Apa Saja Kasus Korupsi yang Menjerat Febrie Adriansyah Saat Ini?

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan di Rutan KPK atas kasus korupsi Asabri, Krakatau Steel, & PLTU. Meski merasa dikriminalisasi, penahanannya didukung pakar demi cegah intervensi.

Nasional

BRI Peduli Perluas Program Grow & Green, 24.000 Mangrove Ditanam di Karawang

BRI Peduli menanam 24.000 pohon mangrove di Karawang pada Hari Mangrove Sedunia untuk cegah abrasi dan dukung ESG.

Nasional

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Meninggal Dunia, Apa Penyebabnya?

Penjaga rumah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, meninggal secara misterius pada 23 Juli 2026. Berbusa di mulut dan hidung, kematian ini diselidiki Polda Metro Jaya di tengah kasus Febrie.

Sehat

Terinspirasi Paru-Paru Manusia, MIT Ciptakan Hydrogel "Bernapas" untuk Monitoring Kesehatan Jantung

Tim insinyur MIT mengembangkan hydrogel "bernapas" berstruktur paru-paru. Material ini tahan 10 hari, cegah iritasi dan panas, serta jaga sinyal sensor kesehatan (ECG) tetap akurat walau berkeringat.

Nasional

PNM Mekaar Jadi Jalan Bangkit Utari, Kini Usaha Tas Souvenir Serap Empat Penjahit

Utari bangkit bersama PNM Mekaar dari pinjaman Rp2 juta hingga menjadi pengusaha tas souvenir yang membuka lapangan kerja.

Bodetabek

Banten Jadi Provinsi Kualitas Udara Terburuk di Indonesia, Disusul DKI Jakarta!

Banten dan Jakarta berudara terburuk di Indonesia akibat El Nino. Selain merugikan lingkungan, paparan polutan halus PM2.5 dan PM0.1 jangka panjang berisiko memicu Parkinson dan merusak sel otak.

Gadget

Bisa Jepret Objek Otomatis, Intip Kecanggihan Kamera AI dan Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 Series di Indonesia

Samsung merilis Z Fold 8 (201g, seukuran paspor) berlayar 7,6 inci. Berchipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai Silicon Carbon 4.800 mAh, serta kamera AI My F Cam 50 MP, dibanderol Rp21,5 juta.

Gadget

5 Rekomendasi HP dengan Harga di Bawah Rp7 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi HP Rp5-7 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: iQOO 15R (performa gahar), Samsung A57 (update 6 tahun), Motorola Edge 60 Pro (kamera lengkap), OPPO Reno 13 5G, & Infinix GT 50 Pro.

Nasional

Jangan Keliru, Aktivasi Rekening PIP dan Pencairan Dana Punya Tahapan Berbeda

Video viral di Lubuk Pakam mengingatkan pentingnya memahami prosedur aktivasi rekening PIP sebelum mendatangi bank penyalur.

Jakarta Utara

Penyalahgunaan Visa! 10 WN China Terciduk Jadi Tukang Bangunan di Penjaringan Jakarta Utara

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara mengambil tindakan tegas terhadap 10 warga negara asing (WNA) asal China yang kedapatan melanggar aturan keimigrasian.

Teknologi

Catat Ya! MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Harus Bisa Digunakan Sampai Habis

Melalui putusan terbarunya, MK memerintahkan agar sisa kuota internet yang sudah dibeli oleh konsumen harus bisa digunakan sampai habis tanpa dikenakan biaya tambahan apa pun.

Viral

Satpam dan Sopir Alphard yang Cekcok di Bundaran HI Sepakat Saling Memaafkan, Proses Hukum Tetap Jalan!

Perselisihan yang sempat viral antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, akhirnya berakhir damai.

Metropolitan

Langgar Lalin hingga Pelat Palsu, Terungkap Sopir Alphard Viral yang Intimidasi Satpam di Bundaran HI Anggota Polisi

Di dalam mobil Alphard tersebut tidak hanya ada Brigadir Raka, melainkan terdapat tiga anggota kepolisian dari Polda Jawa Barat.

Bisnis

Tembus Wilayah Pegunungan Toraja Utara, Mantri BRI Penuh Dedikasi Hadirkan Akses Perbankan

Dedikasi Mantri BRI bawa akses perbankan bagi masyarakat pegunungan Toraja Utara demi mendorong inklusi keuangan secara merata.

Bisnis

Bantu UMKM Oleh-Oleh Khas Demak Naik Kelas, Pemberdayaan BRI Sukses Perluas Pasar

UMKM oleh-oleh khas Demak sukses perluas pasar dan berhasil naik kelas berkat program pemberdayaan BRI yang berkesinambungan.

Metropolitan

Buntut Viral Cekcok Satpam Bundaran HI vs Arogansi Sopir Alphard: Kini Ditilang Usai Terbukti Terobos Zebra Cross HI hingga Gunakan Pelat Palsu

Ditlantas Polda Metro Jaya resmi memberikan tindakan tegas kepada pengemudi mobil Toyota Alphard yang viral karena menerobos lampu merah di zebra cross kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.