Komisi XII DPR Beri Lampu Hijau Mandatori Bioetanol E5, Tapi Jangan Lupakan Imbasnya

Ilustrasi Bioetanol dari Tebu. (Sumber: Chat GPT)
Ilustrasi Bioetanol dari Tebu. (Sumber: Chat GPT)
Poin Penting
  • Mandatori bioetanol E5 berlaku Juli 2026 untuk pangkas impor BBM, perkuat energi, dan kejar target net zero 2060.

  • Namun proyek tebu skala industri ini picu deforestasi parah di Merauke serta ancam hak masyarakat adat Papua.

  • Guna tekan dampak, pemerintah lakukan diversifikasi ke jagung/singkong dan beri insentif pembebasan cukai.

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Indonesia segera menerapkan mandatori bioetanol 5 persen (E5) pada bahan bakar bensin mulai Juli 2026.

Langkah strategis ini diambil untuk mengejar target emisi nol bersih nasional pada tahun 2060.

Selain itu, kebijakan ini bertujuan memperkuat ketahanan energi nasional secara signifikan.

Indonesia berupaya keras mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak yang selama ini membebani neraca energi.

Melihat kondisi tersebut, DPR RI melalui Komisi XII mendukung penuh rencana implementasi bioetanol ini.

Bioetanol dianggap sebagai bagian penting dari diversifikasi energi di tengah tantangan geopolitik global.

Indonesia memiliki potensi bahan baku yang sangat melimpah untuk mendukung program ini.

Sumber daya alam seperti tebu, molases, singkong, hingga biomassa tersedia di dalam negeri.

Pengembangan industri ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Pasalnya, pengembangan bioetanol tidak hanya berdampak pada sektor energi semata.

Sektor ini dapat mendorong tumbuhnya industri pengolahan berbasis sumber daya domestik.

Hal tersebut akan memperkuat rantai pasok nasional dan menarik lebih banyak investasi baru.

Peluang ekonomi akan terbuka lebar, terutama bagi daerah penghasil bahan baku.

Jika dikelola secara terintegrasi, program ini akan meningkatkan kesejahteraan para petani sebagai pemasok utama.

Namun, implementasi proyek ramah lingkungan ini menimbulkan dilema lingkungan yang nyata.

Di Merauke, Papua Selatan, terjadi lonjakan angka deforestasi yang sangat tajam.

Pada tahun 2024, luas hutan yang hilang tercatat sebesar 2.632 hektare. Angka kerusakan ini melambung drastis menjadi 6.557 hektare pada tahun 2025.

Pembukaan lahan tebu secara masif dalam skala industri menjadi pemicu utama kerusakan hutan tersebut.

Dampak sosial dari deforestasi ini sangat dirasakan oleh masyarakat adat di Papua.

Ribuan hektare hutan hilang dan mengancam hak mereka atas tanah ulayat. Hilangnya hutan merusak fungsi ekologi sebagai penyedia air dan udara bersih bagi warga lokal.

Yayasan Pusaka Bentala Rakyat mencatat lebih dari 45 ribu hektare hutan di Tanah Papua hilang sepanjang 2025 akibat proyek pemerintah.

Regulasi yang ada saat ini dinilai masih terlalu fokus pada pemenuhan target produksi.

Upaya mitigasi kerusakan hutan belum menjadi prioritas utama dalam aturan pemerintah.

Sehingga muncul kekhawatiran akan terjadinya benturan antara kebutuhan energi dan kebutuhan pangan nasional.

Apalagi Indonesia saat ini masih mengalami defisit tebu kronis untuk mencukupi kebutuhan industri yang terus meningkat.

Pemerintah kini mencoba melakukan diversifikasi bahan baku untuk mengurangi tekanan pada pembukaan lahan baru.

Komoditas jagung dan singkong mulai disiapkan sebagai alternatif selain tebu.

Peningkatan produktivitas lahan melalui perbaikan tata kelola pupuk dan pengairan juga terus diupayakan.

Selain itu, pemerintah memberikan insentif berupa pembebasan cukai etanol untuk meringankan beban finansial industri.

Oleh sebab itu, kesiapan infrastruktur distribusi tetap menjadi kunci utama bagi keberlanjutan program mandatori E5 ini.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Indonesia
# energi
# bioetanol

Berita Terkait

News Update

News

PNM Green Impact Perkuat Pelestarian Pesisir Lewat Penanaman 22.000 Pohon Mangrove

PNM menanam 22.000 pohon mangrove di 18 kawasan pesisir Indonesia untuk menjaga lingkungan dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Nasional

Menelusuri Sosok Don Ritto dan Hubungannya dengan Febrie Adriansyah

Don Ritto diduga jadi pengelola 20 perusahaan dan aset TPPU milik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pihak Don Ritto membantah keterkaitan aset Rp60 miliar dan bersiap mengajukan praperadilan.

Nasional

Daftar Perusahaan yang Diduga Terhubung dengan Febrie Adriansyah dan Don Ritto

Polisi memetakan 20 perusahaan yang terhubung dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto, termasuk PT Hutama Indo Tara dan PT Tribhakti Inspektama dalam skandal pasokan batu bara.

Bisnis

LinkUMKM BRI Bantu Sahate Perluas Pasar, Produk Kini Bidik Denmark dan Hong Kong

Sahate, UMKM camilan sehat asal Bandung, berkembang bersama LinkUMKM BRI hingga membuka peluang ekspor ke Denmark dan Hong Kong.

Nasional

Apa Saja Kasus Korupsi yang Menjerat Febrie Adriansyah Saat Ini?

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan di Rutan KPK atas kasus korupsi Asabri, Krakatau Steel, & PLTU. Meski merasa dikriminalisasi, penahanannya didukung pakar demi cegah intervensi.

Nasional

BRI Peduli Perluas Program Grow & Green, 24.000 Mangrove Ditanam di Karawang

BRI Peduli menanam 24.000 pohon mangrove di Karawang pada Hari Mangrove Sedunia untuk cegah abrasi dan dukung ESG.

Nasional

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Meninggal Dunia, Apa Penyebabnya?

Penjaga rumah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, meninggal secara misterius pada 23 Juli 2026. Berbusa di mulut dan hidung, kematian ini diselidiki Polda Metro Jaya di tengah kasus Febrie.

Sehat

Terinspirasi Paru-Paru Manusia, MIT Ciptakan Hydrogel "Bernapas" untuk Monitoring Kesehatan Jantung

Tim insinyur MIT mengembangkan hydrogel "bernapas" berstruktur paru-paru. Material ini tahan 10 hari, cegah iritasi dan panas, serta jaga sinyal sensor kesehatan (ECG) tetap akurat walau berkeringat.

Nasional

PNM Mekaar Jadi Jalan Bangkit Utari, Kini Usaha Tas Souvenir Serap Empat Penjahit

Utari bangkit bersama PNM Mekaar dari pinjaman Rp2 juta hingga menjadi pengusaha tas souvenir yang membuka lapangan kerja.

Bodetabek

Banten Jadi Provinsi Kualitas Udara Terburuk di Indonesia, Disusul DKI Jakarta!

Banten dan Jakarta berudara terburuk di Indonesia akibat El Nino. Selain merugikan lingkungan, paparan polutan halus PM2.5 dan PM0.1 jangka panjang berisiko memicu Parkinson dan merusak sel otak.

Gadget

Bisa Jepret Objek Otomatis, Intip Kecanggihan Kamera AI dan Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 Series di Indonesia

Samsung merilis Z Fold 8 (201g, seukuran paspor) berlayar 7,6 inci. Berchipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai Silicon Carbon 4.800 mAh, serta kamera AI My F Cam 50 MP, dibanderol Rp21,5 juta.

Gadget

5 Rekomendasi HP dengan Harga di Bawah Rp7 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi HP Rp5-7 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: iQOO 15R (performa gahar), Samsung A57 (update 6 tahun), Motorola Edge 60 Pro (kamera lengkap), OPPO Reno 13 5G, & Infinix GT 50 Pro.

Nasional

Jangan Keliru, Aktivasi Rekening PIP dan Pencairan Dana Punya Tahapan Berbeda

Video viral di Lubuk Pakam mengingatkan pentingnya memahami prosedur aktivasi rekening PIP sebelum mendatangi bank penyalur.

Jakarta Utara

Penyalahgunaan Visa! 10 WN China Terciduk Jadi Tukang Bangunan di Penjaringan Jakarta Utara

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara mengambil tindakan tegas terhadap 10 warga negara asing (WNA) asal China yang kedapatan melanggar aturan keimigrasian.

Teknologi

Catat Ya! MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Harus Bisa Digunakan Sampai Habis

Melalui putusan terbarunya, MK memerintahkan agar sisa kuota internet yang sudah dibeli oleh konsumen harus bisa digunakan sampai habis tanpa dikenakan biaya tambahan apa pun.

Viral

Satpam dan Sopir Alphard yang Cekcok di Bundaran HI Sepakat Saling Memaafkan, Proses Hukum Tetap Jalan!

Perselisihan yang sempat viral antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, akhirnya berakhir damai.

Metropolitan

Langgar Lalin hingga Pelat Palsu, Terungkap Sopir Alphard Viral yang Intimidasi Satpam di Bundaran HI Anggota Polisi

Di dalam mobil Alphard tersebut tidak hanya ada Brigadir Raka, melainkan terdapat tiga anggota kepolisian dari Polda Jawa Barat.

Bisnis

Tembus Wilayah Pegunungan Toraja Utara, Mantri BRI Penuh Dedikasi Hadirkan Akses Perbankan

Dedikasi Mantri BRI bawa akses perbankan bagi masyarakat pegunungan Toraja Utara demi mendorong inklusi keuangan secara merata.

Bisnis

Bantu UMKM Oleh-Oleh Khas Demak Naik Kelas, Pemberdayaan BRI Sukses Perluas Pasar

UMKM oleh-oleh khas Demak sukses perluas pasar dan berhasil naik kelas berkat program pemberdayaan BRI yang berkesinambungan.

Metropolitan

Buntut Viral Cekcok Satpam Bundaran HI vs Arogansi Sopir Alphard: Kini Ditilang Usai Terbukti Terobos Zebra Cross HI hingga Gunakan Pelat Palsu

Ditlantas Polda Metro Jaya resmi memberikan tindakan tegas kepada pengemudi mobil Toyota Alphard yang viral karena menerobos lampu merah di zebra cross kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.