AYOJAKARTA.COM -- Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ditantang untuk kondisi tambang di Weda Bay dan Morowali.
Tantangan tersebut diberikan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Ini merupakan buntut dari pernyataan Cak Imin mengenai hilirisasi ugal-ugalan dan tidak membawa kesejahteraan pada debat cawapres.
Baca Juga: Cak Imin Tuding Hilirisasi Ugal-ugalan, Luhut: Ayolah Tunjukin, Coba Jangan Bohong!
Luhut menilai apa yang pernyataan Cak Imin hanyalah kebohongan yang disampaikan pada publik.
Oleh karena itu, ia ingin mengundang Cak Imin ke lokasi tambang agar bisa melihat langsung program hilirisasi.
Hal tersebut disampaikan oleh Luhut melalui video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya.
“Saya pengen sebenarnya mengundang Muhaimin untuk berkunjung ke Weda Bay, ke Morowali untuk lihat sendiri. Seeing is believing, gitu,” kata Luhut dikutip dari akun Instagram @luhut.pandjaitan, Kamis (25/1/2024).
Luhut mengingatkan agar Cak Imin tidak membohongi publik hanya demi mencapai suatu posisi.
Menurut Luhut, hal seperti itu merupakan karakter yang tidak patut dilakukan apalagi oleh seorang calon pemimpin.
“Daripada anda berbohong kepada publik yang menurut saya itu satu karakter yang gak bagus. Untuk mencapai suatu posisi, anda membohongi publik dengan memberikan informasi seperti tadi,” sebutnya.
Sebelumnya pada debat cawapres keempat Pilpres 2024, Cak Imin sempat menyinggung program hilirisasi di sektor tambang.
Baca Juga: Sebut Tom Lembong Geer, Luhut Binsar Pandjaitan: Yang Paling Banyak Kasih Contekan ke Jokowi Itu...
Cak Imin menilai proses penambangan dan bisnis tambang hilirisasi dilakukan secara ugal-ugalan.***

Share this article
Luhut Binsar Pandjaitan memberi tantangan buntut dari pernyataan Cak Imin mengenai hilirisasi ugal-ugalan dan tidak membawa kesejahteraan.