AYOJAKARTA.COM – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas, memberikan respons perihal usulan pemakzulan Jokowi.
Zulhas mengatakan bahwa hal tersebut merupakan usulan dari orang yang sedang bermimpi.
"Ha, itu saya kira lagi ngimpi barangkali ya," ucap Zulhas, dikutip dari Kompas TV, Senin (15/1/2024).
Menurut Zulhas, lebih baik untuk terus bekerja dan jangan terus bermimpi untuk memakzulkan Jokowi, karena menurutnya Jokowi dicintai rakyat.
Baca Juga: Usai Rilis, Video Replay TikTok 2023 malah Dapat Komentar Negatif, Netizen: Bagusan Replay 2022
"Orang bilang kerja, jangan mimpi terus. Pak Jokowi itu sangat dicintai rakyat, kalau mau lihat ayo sekarang," ucap Zulhas.
Sebelumnya, Menko Polhukam, Mahfud Md didatangi oleh 22 tokoh dari Petisi 100 di kantornya, dan mengusulkan untuk pemakzulan Presiden Jokowi dari pemilu.
"Mereka minta pemakzulan Pak Jokowi, minta pemilu tanpa Pak Jokowi," ucap Mahfud Md, Selasa (9/1/2024).
Tokoh yang hadir pada saat itu, diantaranya adalah Faizal Asegaf, Marwan Batubara, Rahma Sarita, dan Letnan Jenderal TNI Mar (Purn) Suharto.
Dalam pertemuan tersebut, Mahfud menyampaikan kepada petisi 100, bahwa perihal pemakzulan bukan di proses oleh Menko Polhukam.
"Saya bilang kalau urusan pemakzulan itu sudah didengar orang, mereka sampaikan di beberapa kesempatan, dan itu urusan parpol dan DPR, bukan Menko Polhukam," ucap Mahfud.***

Share this article
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas, memberikan respons perihal usulan pemakzulan Jokowi.