AYOJAKARTA.COM - Dalam debat calon presiden ketiga yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menegaskan pandangannya tentang pentingnya mengutamakan kepentingan geopolitik dan ekonomi dalam hubungan internasional (HI) Indonesia. Pernyataannya tersebut menyoroti visinya dalam memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
"Dalam hi yang penting bagi indonesia yang penting adalah kepentingan geopolitik dan ekonomi kita,” ucap Prabowo. Pandangannya ini mencerminkan pemahaman bahwa kestabilan dan pertumbuhan ekonomi nasional merupakan fondasi penting dalam menjalin hubungan yang kuat dan berpengaruh dengan negara-negara lain.
Lebih lanjut, Prabowo juga menekankan bahwa untuk memperkuat ekonomi nasional, Indonesia harus mengelola dan memaksimalkan kekayaan sumber daya alam yang dimilikinya. Hilirisasi, atau proses peningkatan nilai tambah produk dalam negeri, menjadi salah satu kunci untuk mensejahterakan rakyat dan pada akhirnya meningkatkan daya tawar Indonesia di kancah internasional.
Dengan pernyataan tersebut, Prabowo menggarisbawahi pentingnya peningkatan kapasitas ekonomi dan pengelolaan sumber daya sebagai strategi untuk memperkuat posisi Indonesia. Menurutnya, dengan menjadi negara yang kuat secara ekonomi dan geopolitik, Indonesia akan lebih dihormati dan didengar oleh negara-negara lain.
Bukti dari strategi ini, kata Prabowo, sudah mulai terlihat dengan banyaknya negara-negara di Afrika yang melirik Indonesia sebagai contoh kesuksesan.
“Baru kita akan disegani kita akan didengar oleh semua negara. kita sekarang pun sudah jadi panutan bagi negara di Afrika. banyak negara afrika dateng ke kita dan mau belajar ke kita karena dianggap berhasil,” ungkap Prabowo.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Indonesia telah mampu memosisikan dirinya sebagai contoh bagi negara-negara lain yang ingin berkembang.
Melalui pandangannya, Prabowo menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam tentang geopolitik dan ekonomi adalah kunci bagi Indonesia untuk menjadi negara yang disegani di kancah internasional. Pernyataannya dalam debat capres tersebut menggambarkan visinya untuk Indonesia yang kuat, berdaulat, dan dihormati, dengan mengutamakan kepentingan nasional melalui peningkatan ekonomi dan pengaruh geopolitik.
Hal ini juga menandakan bahwa Prabowo tidak hanya melihat Hubungan Internasional sebagai arena diplomasi semata, melainkan sebagai medan yang luas di mana pertumbuhan ekonomi dan kestabilan geopolitik berperan penting dalam membangun citra dan pengaruh Indonesia. Kepemimpinan yang berfokus pada penguatan internal dan eksternal negara, seperti yang diusung Prabowo, menjanjikan harapan bagi Indonesia untuk mendapatkan posisi yang lebih kuat dan dihormati di tingkat global.
Prabowo Subianto dalam Debat Capres: Memperkuat Hubungan Internasional Melalui Kekuatan Geopolitik dan Ekonomi Indonesia
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Dalam debat calon presiden ketiga yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto