Cak Imin dan Timnas AMIN akan Melaporkan Kasus Politik Uang ke Bawaslu

Cawapres No Urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin)
Cawapres No Urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin)

AYOJAKARTA.COM - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, bersama Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) tengah menghadapi tantangan terkait gerakan politik (gerpol) di kalangan para kiai Nahdlatul Ulama (NU).

Gerpol ini menimbulkan dugaan praktik politik uang, yang kemudian menjadi perhatian serius bagi Timnas AMIN.

Cak Imin menyampaikan bahwa timnya sedang melakukan pendataan terhadap kiai NU yang terlibat dalam gerpol tersebut. Mereka bersiap untuk melaporkan kasus ini kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Baca Juga: Setuju dengan Pendapat Ma'ruf Amin Perihal Menteri Yang Maju dalam Pilpres, Cak Imin: Kalau Bisa Mundur

Namun, Cak Imin menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu waktu yang tepat agar lebih banyak kiai yang berkenan melaporkan ke Bawaslu.

"Kita menunggu waktu yang tepat sekaligus menunggu yang mau melaporkan supaya agak banyak yang melapor ke Bawaslu," ujar Cak Imin dikutip dari Republika.co.id. 

Cak Imin mengungkapkan bahwa mereka berkomitmen untuk mengungkap kasus dugaan money politic tersebut.

Baca Juga: Cak Imin Bakal Laporkan Bawaslu Gerakan Politik yang Menjerat Kiai NU: Itu Money Politics!

Meskipun pelaku atau pihak yang terlibat belum terungkap, Cak Imin optimistis dapat segera mengungkap kebenarannya.

"Tunggu saja, semoga beliau-beliau berkenan untuk membuka, bukan hanya ke publik, (tapi) ke Bawaslu, cara-cara menekan dengan uang," tambahnya.

Saat ditanya mengenai identitas pihak yang diduga melakukan politik uang terhadap kiai NU, Cak Imin masih enggan untuk menyebutkannya.

Baca Juga: Cak Imin dan Mahfud MD Sibuk Kampanye ke Daerah, Gibran Masih Harus Bereskan Tugas sebagai Walikota

Dia meminta publik untuk bersabar dan menunggu waktu yang tepat.

"Nanti kita sampaikan pada saat beliau-beliau (para kiai) mau," jelasnya.

Sebelumnya, Cak Imin mengumumkan niatnya untuk melaporkan kasus gerpol yang dialami para kiai NU ke Bawaslu RI.

Menurutnya, hal ini merupakan praktik money politics, di mana beberapa orang datang kepada kiai NU dengan memberikan uang besar, kemudian meminta agar mereka tidak mendukung Timnas AMIN.

"Itu money politics, dimana beberapa orang kami (NU) didatangi diberi uang besar kemudian (meminta) tidak usah membantu mereka tapi cukup berhenti membantu AMIN," kata Cak Imin.

Baca Juga: Cak Imin Berencana Buat 40 Kota Setara dengan Jakarta, Berikut Daftarnya ada Aceh Hingga Merauke!

Cak Imin mengetahui hal ini dari cerita sejumlah kiai NU, bahkan besaran nominal uang gerpol yang ditawarkan pun telah diketahui oleh Timnas AMIN.

"Bahkan uangnya dikasih tahu ke kita. (Jumlah besaran uang gerpol) tergantung, tokoh-tokoh yang kami punya berbeda-beda, oleh karena itu cara-cara seperti ini menurut saya tidak sehat. Biarkanlah semua bergerak sesuai aspirasi," tandas Cak Imin.

Awalnya, Cak Imin mengungkap adanya gerpol yang mendatangi para kiai saat memberi sambutan dalam acara Haul ke-12 Kiai Ahmad Sufyan Miftahul Arifin di Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Situbondi, Jawa Timur, pada Kamis (28/12/2023) malam.

Baca Juga: Meski Hasil Survei Jelek, Cak Imin Optimis Amin Menang di Jawa Timur

"Seluruh kekuatan NU Kompak sebetulnya (mendukung Anies-Muhaimin), tapi karena tahu dananya (Anies-Muhaimin) pas-pasan, ada Kiai yang di gerpol (gerakan politik) dengan pemberian uang," kata Cak Imin dalam agenda haul tersebut.

Dia mendapat cerita bahwa beberapa kiai NU didatangi oleh sejumlah orang yang menawarkan uang agar tidak memberikan suaranya untuk mendukung AMIN.

"Saya baru tahu teorinya seluruh pendukung AMIN kalangan NU divakumkan, enggak dukung yang lain enggak papa, yang penting enggak dukung AMIN, gitu cara kerjanya," terangnya.

Baca Juga: Cak Imin Bakal Bangun Contract Farming dan Janji Beri Insentif Petani Jika Menang Pilpres 2024

Kasus ini menjadi sorotan dalam perjalanan kampanye, menyoroti pentingnya menjaga integritas dan menghindari praktik politik uang dalam proses demokrasi.

Timnas AMIN dan Cak Imin bertekad untuk membongkar kebenaran di balik kasus ini demi menjaga transparansi dan keadilan dalam konteks pemilihan umum.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bawaslu
# Cak Imin
# politik uang
# AMIN
# Anies Baswedan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.