AYOJAKARTA.COM – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD menanggapi pernyataan Prabowo Subianto terkait penanganan HAM masa lalu.
Mahfud MD mengatakan baru dirinya yang mengerjakan terkait pelanggaran HAM berat masa lalu sejak tahun 2009.
Di mana hal tersebut ditangani oleh Mahfud MD sejak ia menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam).
“Ya justru sejak tahun 2009 enggak ada yang mengerjakan yang mengerjakan baru saya kan,” kata Mahfud dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Rabu, 13 Desember 2023.
Selain itu, Mahfud mengungkapkan bahwa tidak ada yang mengerjakan penyelesaian HAM selain dirinya.
Bahkan, ia menyebut hal tersebut sempat mendapatkan pujian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Termasuk mendapat pujian dari PBB kan sesudah saya. PBB resmi loh memuji Indonesia dalam penyelesaian HAM tahap ini,” ungkapnya.
Mahfud menegaskan pihaknya akan menangani kasus pelanggaran HAM berat jika menang di Pilpres 2024.
Baca Juga: Mahfud MD akan Komunikasi dengan 3 Provinsi Terkait Solusi Pengungsi Rohingya
“Pastilah itu kan gampang kalau jadi presiden. Kalau enggak jadi presiden itu yang susah,” tegasnya.
Prabowo Subianto sempat menyinggung bahwa penanganan HAM masa lalu ditangani oleh Mahfud MD.
Sehingga, Prabowo menilai bahwa justru Mahfud MD yang seharusnya ditanya terkait masalah tersebut.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam acara debat perdana capres-cawapres di Kantor KPU.
Baca Juga: Survei Populi Center: Prabowo-Gibran Paling Unggul, Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin Seimbang
“Tadi anda sebut tahun 2009 kan? Jadi sekian tahun yang lalu kan dan masalah ini justru ditangani oleh cawapres anda. Jadi apa lagi mau ditanya kepada saya? Saya sudah menjawab berkali-kali, ada rekam digitalnya,” kata Prabowo.***
Share this article
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD menanggapi pernyataan Prabowo Subianto terkait penanganan HAM masa lalu.