AYOJAKARTA.COM -- Capres nomor urut 1, Anies Baswedan bicara mengenai para pendiri Republik Indonesia yang tidak mementingkan pribadi dan golongan.
Anies Baswedan sendiri mengungkapkan hal tersebut saat menyambangi tempat pengasinga Bung Karno di Bengkuli, Rabu (6/12/2023).
Anies Baswedan mengatakan bahwa pendiri Republik Indonesia didirak oleh pribadi-pribadi terdidik.
"Republik ini didirikan oleh pribadi-pribadi terdidik, para intelektual, cendekiawan, yang pikirannya itu dibentuk bukan hanya oleh bacaan, tapi oleh pengalaman hidup. Mereka mengalami penindasan, mereka mengalami penahanan, dan mereka memiliki wawasan luas," ujar Anies, dalam keterangan tertulis, Kamis (7/12/2023).
Baca Juga: Membaca Kepribadian Seseorang dari Bentuk Kaki, Coba Perhatikan Jempolnya
Anies Baswedan lantas meyinggung soal Republik Indonesia didirikan bukan untuk kepentingan keluarga, pribadi maupun golongan.
"Sementara mereka adalah anak-anak kaum berada dan mereka mendirikan Republik untuk semua, bukan untuk anaknya, bukan untuk kemenakannya, bukan untuk golongannya, tapi untuk semua," kata Anies.
Pernyataan Anies Baswedan disebut-sebut menyindir Presiden RI, Jokowi dan anaknya Gibran Rakabuming Raka.
Maklum saja, Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka sedang gencar-gencarnya diisukan melakukan praktik nepotisme.
Hal tersebut menyeruak setelah Gibran Rakabuming Raka dipilih menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto yang notabene lawan dari Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 yang satu partai dengan Gibran, yakni PDIP.
Baca Juga: 8 Tanda Orang yang Tidak Suka Denganmu Meski Mereka Bersikap Baik, Yuk Kenali Ciri-Cirinya
Dalam kesempatan tersehut, Anies mengajak masyarakat kembali kepada cita-cita Republik Indonesia, yakni menghadirkan keadilan sosial.
"Hari ini ke Bengkulu mampir ke tempat Bung Karno tinggal dari tahun 38 sampai 42. Kita ingin mengingatkan diri kami sendiri dan semuanya. Mari kita kembali pada cita-cita awal para pendiri republik ini. Mereka mendirikan Republik untuk menghadirkan keadilan sosial," ucap Anies.
Anies juga berkomitmen untuk merawat dan mengembangkan situs-situs sejarah supaya diminati anak muda untuk belajar.
"Yang kedua, komitmen bahwa kami sudah diamati maka tempat-tempat ini akan dirawat akan dikembangkan dan dibuat menjadi lebih menarik supaya lebih banyak lagi anak-anak muda yang berkesempatan untuk belajar," imbuhnya.
Anies mengungkapkan hal tersebut setelah melihat-lihat koleksi dari Bung Karno yang merupakan Presiden pertama RI.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Ada 1 Motor yang Paling Berbeda di Gambar Ini, Apakah Kamu Melihatnya?
Anies juga menyempatkan diri untuk mencuci muka di sumur yang terletak di belakang rumah pengasingan Bung Karno tersebut.***

Share this article
Anies Baswedan bicara mengenai para pendiri Republik Indonesia yang tidak mementingkan pribadi dan golongan.