AYOJAKARTA.COM -- Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyayangkan statement dari Husein Ali Rafjasani seorang guru di Pangandaran yang mengaku dirinya hanya "dijadikan konten".
Husein Ali Rafjasani sendiri adalah seorang guru ASN di SMPN 2 Pangandaran yang mengungkapkan pungli saat mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil 2021.
Husein akhirnya bertemu dengan Ridwan Kamil yang saat itu masih menjadi Gubernur Jabar mengenai mutasinya ke kota Bandung.
Masalah dipicu saat Husein mengunggah cuplikan wawancaranya dengan sejumlah media di akun Instagram pribadinya.
Dalam cuplikan tersebut, Husein ditanya mengapa dirinya resign usai bertemu Ridwan Kamil soal mutasi ke Bandung.
Husein mengaku bahwa dirinya hanya merasa dijadikan konten saja oleh Ridwan Kamil pada pertemuan tersebut.
Husein menyatakan bahwa Ridwan Kamil memberi solusi untuk dirinya kembali lagi. Di mana menurutnya, hal tersebut bukanlah solusi karena keamanan dan kenyamanannya akan terganggu usai melaporkan perkara pungli tersebut.
Pernyataan "hanya dijadikan konten" ini sangat disesalkan oleh Ridwan Kamil. Ia mengomentari langsung video tersebut dengan akun Instagram pribadinya.
Husein terlihat melakukan wawancara tersebut di kerumuman masyarakat yang mengenakan kaos AMIN.
Belakangan diketahui, bahwa Husein memang mengikuit acara "Desan Anies" di Bandung pada, 29 November 2023 yang lalu.
Baca Juga: 8 Tanda Orang yang Tidak Suka Denganmu Meski Mereka Bersikap Baik, Yuk Kenali Ciri-Cirinya
Ridwan Kamil menyayangkan statement Husein tersebut. Terlebih lagi Husein mengutarakannya di forum capres saat kampanye.
"Sudah ikhtiar menolong @husein_ar, dibilang 'hanya dijadikan bahan konten'. Apalagi di forum capres lagi kampanye. Istigfar kang," tulis Ridwan Kamil, Senin (4/12/2023).
Dalam unggahan di Instragamnya, Ridwan Kamil mengatakan sudah megusahakan mutasi bagu Husein. Namun permintaan tersebut ditolak oleh oleh BKN atau Badan Kepegawaian Negara.
"Kang @husein_ar, guru di Pangandaran yang sempat viral itu, membuat statemen di acara kampanye capres bahwa 'ia hanya dijadikan bahan konten' oleh saya tanpa solusi. Padahal satu, kami di provinsi sudah berupaya memindahkan ke Bandung namun ditolak oleh BKN karena ia masih ASN Pangandaran dan terikat kontrak hukum," unggah Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil mengatakan jika Husein bersikeras pindah ke Bandung, solusinya yakni keluar dari PNS dan bekerja di pendidikan swasta.
Ia menyebut Husein memilik melanjutkan pendidikannya dan pihaknya membiayai registrasi dan biaya beasiswa tahun pertama di UPI.
Baca Juga: Mengungkap Kepribadian Seseorang dari Ukuran Jari Kelingking, Kamu Tipe Penyayang atau Pendiam?
"Tiga. Jika keukeuh pindah dari Pangandaran solusinya keluar PNS dan bekerja di pendidikan swasta. Empat. Dan ia memilih sekolah S2 lagi. Kami pun biayai registrasi dan biaya beasiswa tahun pertama di UPI, karena berikutnya mau pake LPDP katanya," ujar Ridwan Kamil.
"Dan alhamdulillah, di forum kampanye salah satu capres, ia mengatakan 'tidak ada solusi yang ia rasakan dan hanya dijadikan bahan konten'. Masyaallah. Pelajaran hikmah kehidupan dan kesabaran. Hatur Nuhun," ujarnya.***

Share this article
Ridwan Kamil menyayangkan statement dari Husein Ali Rafjasani seorang guru di Pangandaran yang mengaku dirinya hanya "dijadikan konten".