AYOJAKARTA.COM - Ganjar Pranowo, calon presiden dari PDIP, mengkritik generasi pemuda yang cenderung tertarik pada jabatan namun enggan melibatkan diri dalam proses partai politik.
Dikutip AyoJakarta.com dari Republika pada Sabtu, 11 November 2023, berikut ini perkataan Ganjar Pranowo yang ditujukan untuk pemuda.
"Sehingga pada saat saya menyampaikan kepada anak-anak muda, maka kamu tertarik pada partai politik untuk bergabung? Ternyata sebagian besar tidak. Tapi ketika saya bertanya apa kamu tertarik jadi Bupati, Walikota, tertarik jadi Gubernur, tertarik jadi Presiden? Mereka tertarik," ucap Ganjar Pranowo.
Sangap Surbakti, Ketua Umum Jaringan Nasional Aktivis '98 (Jarnas '98), memberikan tanggapan terhadap kritik tersebut, menyatakan bahwa pernyataan Ganjar dianggap sebagai blunder.
“Dari data CSIS itu sendiri, pemilih muda (generasi z dan milenial) itu populasinya mencapai 60 persen dari total pemilih pada 2024 mendatang. Jumlah ini besar lho. Saya yakin pernyataan Ganjar ini membuat pemuda males milih Ganjar," ucap Sangap Surbakti.
Menurut Sangap, pernyataan mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut dapat merugikan suara.
Sebab, pemuda saat ini dianggap memiliki pemahaman politik yang tinggi dan antusias terlibat dalam proses politik.
Seperti terlihat dari jumlah pemuda yang aktif sebagai anggota sayap partai dan keberadaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mayoritas diisi oleh pemuda.
"Saya ingatkan Ganjar untuk tidak asal bunyi. Coba dia lihat di PDIP, banyak tuh anak muda di sayap partai seperti Banteng Muda Indonesia (BMI), Taruna Merah Putih (TMP), Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM). Di Golkar ada AMPG dan masih banyak lagi di beberapa partai," kata Sangap.
Sangap juga mengajak Ganjar untuk lebih mendalami isu-isu politik agar pernyataannya di ruang publik tidak terkesan minim pengetahuan dan kurang berdasarkan data.
"Sebaiknya diperbanyak lagi literaturnya” tutupnya.***

Share this article
Ganjar Pranowo kritik generasi muda, dinilai justru bisa mempengaruhi suara di Pilpres 2024 mendatang, ini alasannya.