AYOJAKARTA.COM – Usai deklarasi Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden dari Prabowo Subianto, ternyata banyak memunculkan persepsi publik.
Mulai ramai selentingan dinasti politik, adanya nepotisme usai putusan MK yang diduga memuluskan jalan putra sulung Presiden Joko Widodo sebagai cawapres Prabowo Subianto.
Yaitu dengan memperbolehkan kepala daerah yang belum genap berusia 40 tahun untuk bisa maju sebagai cawapres.
Bahkan kabar terbaru diketahui bahwa Gibran Rakabuming telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan nepotisme.
Wali Kota Solo ini dilaporkan ke KPK oleh Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI).
Dan bukan hanya Gibran Saja, tapi juga Presiden Jokowi, Ketua PSI Kaesang Pangarep, hingga Ketua MK Anwar Usman juga turut dilaporkan ke KPK.
Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Erick Samuel Paat mengatakan bahwa laporan tersebut terkait tindak pidana kolusi dan nepotisme.
“Tadi kita melaporkan dugaan tindak pidana kolusi dan nepotisme kepada pimpinan KPK yang diduga dilakukan oleh Presiden kita RI Joko Widodo dengan Ketua MK Anwar, juga Gibran dan Kaesang dan lain-lain,” kata dia di Gedung Merah Putih KPK pada Senin, 23 Oktober 2023.
Pelaporan tersebut telah diterima secara langsung oleh KPK dengan nomor informasi 2023-A-04294 yang ditandatangani oleh Maria Josephine Wak.
Wali Kota Solo, Jawa Tengah, Gibran Rakabuming akhirnya buka suara dan menanggapi pelaporan dirinya ke KPK.
Dalam penyampaiannya ia meminta publik menilai apakah dirinya selama ini baik dalam bekerja dan pantas menjadi bakal cawapres.
Gibran tidak mau membahas lebih lanjut dan hanya menjawab bahwa terkait pelaporan dirinya agar ditindaklanjuti oleh KPK sebagai lembaga yang berwenang.
“Biar ditindaklanjuti KPK ya, monggo-monggo silakan,” kata Gibran dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Selasa, 24 Oktober 2023.
Bukan hanya menanggapi pelaporan dirinya ke KPK saja, Wali Kota Solo ini juga turut menanggapi ketidakpercayaan publik yang menurun usai dirinya dicalonkan sebagai bakal cawapres Prabowo Subianto.
Putra sulung dari Presiden Jokowi ini menyatakan terkait dengan hal tersebut hanya bisa dikembalikan ke warga untuk menilai bagaimana kinerjanya selama dua tahun menjadi Wali Kota Solo.
“Saya kembalikan lagi ke warga untuk menilai ya. Biar warga yang menilai ya,” tandasnya.

Share this article
Usai deklarasi Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden dari Prabowo Subianto, ternyata banyak memunculkan persepsi publik.