AYOJAKARTA.COM – Kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian yang menimpa kadernya dikhawatirkan akan berdampak pada elektabilitas Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengaku kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Syahrul Yasin Limpo (SYL) tentu membawa dampak pada elektabilitas partai.
Tidak hanya itu, kasus yang kini menjerat Syahrul Yasin Limpo juga berdampak pada elektabilitas pasangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Cak Imin.
Mengenai hal tersebut, Cak Imin yakin jika kasus yang dihadapi Syahrul Yasin Limpo tidak akan mempengaruhi elektabilitas dirinya dan Anies Baswedan.
Cak Imin mengatakan permasalahan yang ramai saat ini menjadi tanggung jawab masing-masing.
Menurutnya, jika kasus tersebut diselesaikan masing-masing maka tidak akan mengganggu elektabilitas dirinya dan Anies di Pilpres 2024.
Baca Juga: Anies Baswedan dan Cak Imin Tanggapi Pernyataan Menag Soal Kampanye Politik di Lingkungan Pesantren
“Kasus itu urusan masing-masing pribadi, tanggung jawab masing-masing dan tentu tidak akan berpengaruh kalau itu menjadi tanggung jawab masing-masing,” kata Cak Imin dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Jumat, 13 Oktober 2023.
Cak Imin menegaskan hal yang paling penting dari masalah tersebut adalah penegakan hukum yang adil.
Sebab, Cak Imin melihat apabila hukum bisa ditegakkan dengan adil maka tidak akan ada hal yang mempengaruhi jalannya menuju Pilpres 2024.
Selain itu, Cak Imin mengaku dirinya dan Anies sama sekali tidak merasa berat dengan adanya kasus yang menimpa SYL.
“Yang paling penting adalah penegakan hukum. Penegakan hukum yang fair tidak akan mempengaruhi apapun,” tegasnya.
Baca Juga: Anies Baswedan-Cak Imin Optimis Menangkan Pilpres 2024 Satu Putaran
Untuk diketahui, SYL kini ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di Kementan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Selain SYL, KPK juga menetapkan dua tersangka lain dalam kasus dugaan korupsi Kementan yakni Sekjen Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta.
Dari penyidikan KPK, diduga SYL, Kasdi, dan Hatta menikmati uang hasil korupsi hingga mencapai Rp 13,9 milia

Share this article
Cak Imin yakin jika kasus yang dihadapi Syahrul Yasin Limpo tidak akan mempengaruhi elektabilitas dirinya dan Anies Baswedan.