AYOJAKARTA.COM – Dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, tentu akan mengingat seluruh pahlawan dan para tokoh yang sudah berjasa terhadap negara Indonesia.
Salah satu tokoh yang sudah berjasa adalah Fatmawati Soekarno, siapa yang tidak mengenal dengan sosok perempuan satu ini, yang mana berperan sebagai penjahit pertama Bendera Merah Putih.
Fatmawati Soekarno juga dijuluki sebagai The First Lady, di mana dirinya juga menjadi ibu negara pertama di Indonesia yang mendampingi Presiden RI pertama, Ir. Soekarno.
Sebagai bangsa Indonesia, tentu harus mengetahui tentang pahlawan-pahlawannya, baik itu biografi maupun jejak dirinya selama memperjuangkan bangsa Indonesia.
Baca Juga: Link Streaming Upacara 17 Agustus 2023 di Istana Negara, Saksikan Langsung Kenaikan Bendera
Jika di tarik ke masa lalu, Fatmawati Soekarno adalah seorang anak tunggal dari pasangan H.Hassan Din dan Siti Chadidjah. Perempuan kelahiran Bengkulu ini tentunya bukan dari keluarga yang kaya raya, namun malah sebaliknya.
Fatmawati Soekarno lahir tanggal 5 Februari 1923. Semenjak kecil dirinya telah dibekali dengan nilai agama, bahkan dirinya pintar dalam membaca al-Qur’an dengan irama yang sangat indah.
Merunut laman brainacademy.id, dalam masa pendidikannya, Fatmawati Soekarno juga turut aktif dalam berbagai organisasi, sehingga karena hal ini, dirinya dapat bertemu dengan Ir. Soekarno.
Akhirnya dengan berbagai polemik yang terjadi, pada tahun 1943, Fatmawati dan Soekarno menikah di Bengkulu, dan mendampingi Soekarno di Jakarta sampai hari kemerdekaan tiba.
Baca Juga: Teks Doa Upacara Bendera 17 Agustus 2023 untuk Peringati HUT ke-78 RI
Selanjutnya sebelum tanggal tanggal 17 Agustus 1945, tentunya salah satu syarat untuk dapat merdeka adalah adanya bendera negara, namun saat itu golongan tua masih bingung dan menghambat terkait kain bendera.
Namun dengan bantuan lewat perantara Chairul Basri, kain bendera akhirnya sampai di tangan Fatmawati Soekarno dari sebuah Gudang Jepang di Kawasan Pintu Air, Jakarta Pusat.
Tentu hanya itu satu-satunya kain yang dapat dijahit, sehingga sambil menitikkan air mata, Fatmawati Soekarno menjahit kain tersebut menggunakan tangan.
Setelah kemerdekaan Indonesia, Fatmawati Soekarno menutup kehidupannya karena serangan jantung ketika melakukan transit di Kuala Lumpur, Malaysia, dan dimakamkan di Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta.***

Share this article
Salah satu tokoh yang sudah berjasa adalah Fatmawati Soekarno, yang mana berperan sebagai penjahit pertama Bendera Merah Putih.