AYOJAKARTA.COM – Bakal calon presiden yang diusung dari tiga koalisi hingga saat ini belum kunjung mengumumkan siapa yang akan mendampinginya dalam Pilpres 2024.
Padahal Pilpres 2024 sudah semakin dekat dan hanya berjarak enam bulan saja, namun nama cawapres yang dipilih mendampingi Anies Baswedan belum kunjung diumumkan.
Bahkan mantan Gubernur DKI Jakarta ini sudah mendapatkan desakan oleh anggota partai koalisinya agar segera mengumumkan siapa bakal cawapres yang akan mendampingi dalam Pilpres 2024.
Baca Juga: 5 Tanda Jika Kamu Orang yang Dibutuhkan Tapi Tidak Dihargai, Yuk Sadari
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat digadang-gadang mumpuni dan memiliki cukup potensi untuk bisa mendampingi Anies Baswedan. Apakah benar demikian?
Terkait dengan apakah benar AHY yang akan mendampingi Anies Baswedan sebagai bakal cawapres, Ketua Umum Partai Demokrat ini memberikan penjelasannya.
Menurutnya perkara siapa nantinya yang akan dipilih oleh Anies Baswedan dalam Pilpres 2023 hanya Tuhan yang tahu.
“Hanya Tuhan yang tahu,” kata AHY dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (8/8/2023).
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Teknik yang Paling Dicari di Dunia Kerja, Kamu Pilih Mana?
“Bagaimanapun Mas Anies sebagai capres nanti yang milih kan rakyat, bukan partai politik, bukan elit politik. Biarkan rakyat yang mengaudit,” lanjutnya.
AHY menyebut bahwa siapapun nantinya yang dipilih oleh Anies Baswedan untuk mendampingi sebagai bakal capres, Partai Demokrat akan tetap bersama Koalisi Perubahan.
Nyatanya bukan hanya nama AHY saja yang digadang-gadang masuk dalam bursa cawapres pendamping Anies Baswedan.
Nama putri kedua Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang merupakan Presiden ke-4 Indonesia yakni Yenny Wahid hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga mulai menguat namanya belakangan ini.
Baca Juga: Resiko Terberat Tidak Bayar Pinjol Apakah Bisa Dipenjara? Simak Informasinya di Sini
Menanggapi hal tersebut, Yenny Wahid mengaku siap jika dirinya diminta untuk menjadi cawapres di Pilpres 2024.
Menurutnya sebagai orang yang sudah lama aktif di dunia politik, maka dirinya harus siap jika sewaktu-waktu diminta untuk menduduki jabatan politik.
Yenny Wahid berujar bahwa seorang politikus mestinya memiliki keinginan untuk menduduki jabatan politik agar bisa membuat kebijakan demi adanya perubahan positif di masyarakat.
“Sebagai orang yang berkecimpung di dunia politik sudah cukup lama, pasti harus siap untuk menduduki jabatan politik,” ujarnya di kompleks parlemen pada Selasa (8/8/2023).
Baca Juga: Pendaftaran Dibuka, Ini Biaya Kuliah Kedokteran IPB per Semesternya
Sementara itu, putri kedua dari Gus Dur ini mengaku saat ini dekat dengan semua bakal capres, khususnya Anies Baswedan.
Yenny Wahid mengatakan bahwa dirinya memiliki kedekatan khusus dengan Anies Baswedan karena mantan Gubernur DKI Jakarta ini pernah menjadi rector sekaligus dosennya di Universitas Paramadina.
“Saya pulang dari ambil Master saya di Amerika, Mas Anies tawari saya di Paramadina, beliau waktu itu jadi rector,” kata dia.
Dengan Ganjar Pranowo, dia juga mengaku dekat karena berada di lingkungan pertemanan yang sama. Yang mana menurutnya suaminya alumni UGM dan merupakan teman Gubernur Jawa Tengah.
Baca Juga: Kamu Terjebak Utang Pinjol? Lakukan 5 Tips Berikut Ini yang Bisa Membantu dan Memberimu Solusi
Sedangkan dengan Prabowo Subianto, ia juga mengaku dekat karena suaminya pernah aktif di Partai Gerindra.***

Share this article
Nama cawapres yang dipilih untuk mendampingi Anies Baswedan belum kunjung diumumkan. Siapa sosok yang digadang-gadang mumpuni mendampingi?