Sebelumnya, dua anak Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang dan enam pengurus Yayasan Al Zaytun sempat mangkir dari panggilan pemeriksaan polisi.
AYOJAKARTA.COM -- Kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu kembali diselidiki.
Bareskrim Mabes Polri mulai mengagendakan pemeriksaan terhadap sepuluh orang saksi pada Jumat, 28 Juli 2023. Diantara 10 orang saksi ada dua diantaranya adalah anak Panji Gumilang.
Selain itu, terdapat juga 2 nama lainnya yakni Komisaris PT Samudra Biru Mangun Kencana dan 6 pengurus Yayasan Pondok Pesantren Al-Zaytun.
Dilansir dari laman YouTube Kompas TV, Jumat, 28 Juli 2023, PT Samudra Biru Mangun sendiri adalah perusahan yang mengerjakan beberapa proyek yang berkaitan dengan Pondok Pesantren Al Zaytun.
Sebelumnya, dua anak Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang dan enam pengurus Yayasan Al Zaytun sempat mangkir dari panggilan pemeriksaan polisi.
Baca Juga: Polemik Ponpes Al Zaytun di Tengah Kasus Panji Gumilang, Menag Sebut Akan Fokus Lakukan Ini
Adapun ketidakhadiran kedelapan saksi tersebut dari panggilan polisi sebelumnya diketahui tanpa keterangan yang jelas. Brigjen Polri Ahmad Ramadan pun berharap kedelapan saksi itu dapat hadir di panggilan pemeriksaan hari ini.
"Terkait dua saksi dari PT Samudra Biru Mangun Kencana, kedua saksi tersebut hari ini tidak hadir sesuai dengan dengan surat penundaan yang dikirim oleh penasehat hukum yang bersangkutan akan hadir pada hari Jumat tanggal, 28 Juli 2023," ujar Ahmad Ramadan.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang juga kembali mangkir dari jadwal panggilan pemeriksaan dalam kasus penodaan agama dan ujaran kebencian.
Baca Juga: Mewah! Ponpes Al Zaytun Diduga Miliki Hotel di Kawasan Pesantren? Pemkab Indramayu: Akan Selidiki
Kuasa Hukum Panji Gumilang, M Ali Syaifudin menyebut kliennya tidak dapat hadir dari panggilan pemeriksaan lantaran sedang sakit.
Panji Gumilang pun meminta penjadwalan ulang pemeriksaan dirinya dan berjanji bakal kooperatif.
"Ini ada sakit, kecapean, kesibukan begitu banyak, maka hari ini berhalangan hadir," ujar M. Ali Syaifudin.

Share this article
Sebelumnya, dua anak Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang dan enam pengurus Yayasan Al Zaytun sempat mangkir dari panggilan pemeriksaan